Laju Tak Terkendali, Nyawa Melayang di Sukodadi Lamongan

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Lamongan melakukan evakuasi korban kecelakaan fatal di Jalan Sukodadi–Plembon, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Petugas Satlantas Polres Lamongan melakukan evakuasi korban kecelakaan fatal di Jalan Sukodadi–Plembon, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas fatal yang terjadi di Jalan Jurusan Sukodadi–Plembon, tepatnya di Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kamis dini hari (18/12/2025). Insiden ini menewaskan satu pengendara di tempat kejadian perkara (TKP) dan sempat mengganggu kelancaran arus kendaraan di jalur tersebut.

Begitu menerima laporan, petugas Satlantas langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur lalu lintas guna mencegah kepadatan. Langkah cepat ini dilakukan agar proses penanganan berjalan aman dan tidak menimbulkan risiko kecelakaan lanjutan.

Kasihumas Polres Lamongan membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diketahui melaju dari arah utara menuju selatan. “Saat memasuki ruas jalan yang menikung ke kanan, kendaraan korban tetap melaju lurus hingga keluar badan jalan dan masuk ke pekarangan warga,” ujarnya.

Akibat benturan keras, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di TKP. Kendaraan yang dikendarai korban juga mengalami kerusakan. Identitas korban diketahui berinisial DS, warga Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Polres Lamongan menekankan pentingnya kewaspadaan di jalur-jalur rawan, khususnya pada ruas jalan menikung dan minim penerangan. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima,” kata Kasihumas.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi berharap kepatuhan berkendara dapat menekan angka kecelakaan dan meminimalkan korban jiwa di jalan raya.

Penulis : Nul

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Picu Longsor di Pasuruan, Sejumlah Rumah Warga Rusak
Jalur Lamongan–Gresik Sempat Padat Akibat Kecelakaan Beruntun
Kapal Nelayan Lamongan Terbalik Dihantam Cuaca Ekstrem di Paciran, Seluruh ABK Selamat Dievakuasi
Tiga Kecamatan di Pasuruan Dilanda Banjir, BPBD Waspadai Susulan
Tiga Ruang Kelas SDN 4 Sukowilangun Ambruk, Bupati Malang Perintahkan Perbaikan Darurat
BPBD Pasuruan Minta Pengguna Jalan Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem
Bupati Kendal, Bantu Warga Terdampak Banjir
68 Tahun Hidup Orang Indonesia Dijalani dalam Keluarga, Senator DPD RI Lia Istifhama dan Wihaji Tekankan Pentingnya Pembangunan Manusia Berbasis Keluarga

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:45 WIB

Hujan Ekstrem Picu Longsor di Pasuruan, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Senin, 19 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kapal Nelayan Lamongan Terbalik Dihantam Cuaca Ekstrem di Paciran, Seluruh ABK Selamat Dievakuasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:37 WIB

Tiga Kecamatan di Pasuruan Dilanda Banjir, BPBD Waspadai Susulan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:40 WIB

Tiga Ruang Kelas SDN 4 Sukowilangun Ambruk, Bupati Malang Perintahkan Perbaikan Darurat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:28 WIB

BPBD Pasuruan Minta Pengguna Jalan Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru

Kondisi jalan lingkungan Kampung Baru, Desa Sirnoboyo, Pacitan, tergenang air saat hujan karena belum dilengkapi saluran drainase. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Jan 2026 - 21:35 WIB