LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Program Lamongan Peduli yang digagas Baznas Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) kepada enam mustahik dari setiap desa di Kecamatan Tikung. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kecamatan Tikung, Rabu (10/12/2025), dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, berjalan aman dan lancar dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian setempat.
Acara dimulai dengan sambutan oleh pejabat Baznas dan tokoh agama setempat. Wakil Ketua II Baznas Lamongan bidang pemberdayaan, Kyai H. Ach. Lazim, menekankan pentingnya program ini untuk meringankan beban ekonomi warga terdampak. “Program Lamongan Peduli tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong kemandirian mustahik melalui pendampingan dan edukasi,” ujarnya.
Ketua MUI Kecamatan Tikung, Drs. H. Syaifuddin Zuhri, menambahkan bahwa penyaluran bantuan secara transparan menjadi kunci keberhasilan program. “Kami memastikan setiap mustahik menerima haknya secara langsung, sehingga manfaat zakat bisa dirasakan optimal,” katanya.
Bantuan diberikan secara simbolis sebelum pembagian resmi. Setiap mustahik menerima Rp600.000,-. Selain itu, Baznas juga menyalurkan dana bedah rumah bagi dua desa, yaitu Desa Botoputih dan Dukuhagung, masing-masing sebesar Rp20.000.000,- untuk memperbaiki kondisi hunian warga kurang mampu.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui Aiptu Suwawi menegaskan, pengamanan kegiatan dilakukan secara profesional untuk memastikan kelancaran distribusi. “Kami menempatkan personel di setiap titik penting agar kegiatan berjalan tertib dan aman bagi semua pihak,” ujarnya. Briptu Dwi Bai menambahkan bahwa pengawasan dilakukan sejak awal hingga akhir acara.
Sekretaris Kecamatan Tikung, Nurasan, menyatakan apresiasinya terhadap sinergi Baznas dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat. “Kerja sama ini membuktikan program sosial dapat berjalan efektif dan tepat sasaran jika didukung seluruh elemen masyarakat,” kata Nurasan.
Kegiatan Lamongan Peduli ini menyoroti dampak langsung bantuan ZIS bagi warga yang membutuhkan. Penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan finansial, tetapi juga dorongan moral dan kepercayaan diri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Acara ditutup sekitar pukul 10.45 WIB setelah semua mustahik menerima bantuan. Keberhasilan distribusi di Kecamatan Tikung menjadi salah satu contoh nyata program sosial Baznas yang terstruktur dan transparan. “Kami berharap program ini bisa menjadi model bagi desa-desa lain di Lamongan,” kata Kyai H. Ach. Lazim mengakhiri acara.
Lainnya:
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








