Lamongan Resmi Jadi Tuan Rumah Program Sidaya

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Transformasi pelayanan terhadap kelompok lanjut usia memasuki babak baru setelah Kabupaten Lamongan ditetapkan sebagai tuan rumah peluncuran Program Nasional Lanjut Usia Berdaya (Sidaya), Kamis (4/12/2025) di Pendopo Lokatantra. Program yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kemendukbangga–BKKBN ini menekankan pentingnya mengubah cara pandang publik terhadap lansia, dari sekadar kelompok rentan menjadi potensi pembangunan.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji menegaskan bahwa Sidaya dirancang sebagai model pendampingan multisektor untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. “Lansia tidak boleh dibiarkan pasif. Mereka tetap memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan untuk berkontribusi,” ujarnya. Ia menambahkan, kerja kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, hingga komunitas menjadi kunci keberhasilan program ini.

Data BPS 2024 menunjukkan proporsi lansia Indonesia mencapai 12 persen dari populasi, menandai masuknya Indonesia ke fase aging population. Kondisi ini dapat menjadi peluang bonus demografi jika lansia didorong untuk tetap aktif, produktif, dan mandiri. “Program ini bukan semata bantuan sosial, tetapi pemberdayaan,” jelas Wihaji.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan komitmennya untuk memperluas implementasi Sidaya di daerah. Menurutnya, upaya memberdayakan lansia telah masuk dalam RPJMD Lamongan 2025–2030 dengan 15 program prioritas pembangunan sosial. “Sidaya memperkuat arah kebijakan kami. Pemerintah daerah akan berjalan seiring dengan kebijakan provinsi dan pusat,” tegasnya.

Salah satu program yang menjadi tulang punggung pelayanan lansia di Lamongan ialah Yakin Semua Sejahtera (YSS), yang membantu 112.849 lansia melalui pemenuhan makanan bergizi dan bantuan sosial inovatif. Di bidang kesehatan, Lamongan Sehat dengan Kunjungan Rumah (Laserku) telah menjangkau 3.390 lansia dengan dukungan 542 Posyandu Lansia.

Selain itu, Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) menjadi motor penguatan kapasitas lansia. Sejak 2022, program tersebut telah meluluskan 197 peserta yang dibekali pengetahuan kesehatan hingga kewirausahaan. “Kami ingin lansia tidak hanya sehat, tetapi juga percaya diri dan berdaya secara ekonomi,” kata Bupati.

Dalam rangkaian kunjungan kerja dua hari, Menteri Wihaji meninjau keluarga berisiko stunting, berdialog dengan seribu santri, serta menggelar diskusi interaktif dengan lansia pelaku usaha. Pada puncak peluncuran, menteri dan bupati menyerahkan bantuan alat bantu lansia, menyaksikan wisuda Selantang, dan mengunjungi pameran UMKM lansia.

Pelaksanaan Sidaya diharapkan menjadi titik awal perluasan model pemberdayaan lansia di daerah lain. “Kami berharap Lamongan menjadi contoh bahwa lansia adalah aset, bukan beban,” pungkas Wihaji.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru