Lamongankab CSIRT Resmi Diluncurkan oleh Kepala BSSN

- Redaksi

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Kabupaten Lamongan resmi diluncurkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lamongan Sugeng Widodo pada Rabu, 26 Juni, di Aula BSSN, Jalan Raya Muchtar No. 70, Bojongsari, Depok.

Peluncuran Lamongankab CSIRT bersama 19 sektor pemerintahan dan pembangunan manusia ini merupakan tahap pertama di tahun 2024.

Sugeng Widodo menjelaskan bahwa pembentukan CSIRT di Lamongan merupakan kontribusi pemerintah daerah dalam melindungi data negara, dengan Diskominfo sebagai wali data statistik.

“Sebagai salah satu daerah yang ditunjuk memiliki CSIRT, Lamongan berkomitmen untuk berperan dalam menjaga keamanan siber dari meningkatnya ancaman kejahatan siber,” ujar Sugeng setelah peluncuran tersebut.

Sugeng juga menambahkan bahwa kehadiran Lamongankab CSIRT akan mendukung ketahanan keamanan informasi pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Lamongan.

Peningkatan keamanan siber ini dilakukan mengingat tingginya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, yang sejalan dengan meningkatnya serangan siber.

“Kemajuan teknologi mempermudah aktivitas manusia, namun juga membawa ancaman yang serius. Ini  berfungsi untuk memastikan ruang siber Indonesia tetap aman melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor pembangunan manusia,” jelas Kepala BSSN Hinsa Siburian.

Selain itu, CSIRT juga bertujuan melindungi ekosistem ekonomi digital nasional, meningkatkan kekuatan dan kapabilitas keamanan yang handal, mengutamakan kepentingan nasional, dan mendukung terciptanya ruang siber global yang terbuka, aman, stabil, dan bertanggung jawab.

Hinsa Siburian menegaskan bahwa tiga komponen utama yang mendukung keamanan siber adalah sumber daya manusia, tata kelola, dan teknologi.

Lainnya:

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru