Lampu Jalan Gulbung Padam Lama, Dishub Sampang Akui Terkendala Bahan

Senin, 6 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan tanpa penerangan di Desa Gulbung, Sampang, Senin (6/4/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kondisi jalan tanpa penerangan di Desa Gulbung, Sampang, Senin (6/4/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – PJU Sampang di sejumlah titik Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, dikeluhkan warga karena tak kunjung diperbaiki. Kondisi gelap gulita pada malam hari dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama di kawasan simpang yang rawan kecelakaan.

Keluhan tersebut mencuat sejak sebelum Ramadan 2025, namun hingga Senin (6/4/2025), belum ada perbaikan signifikan dari pihak terkait. Warga berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut.

Sejumlah titik yang mengalami gangguan penerangan antara lain simpang tiga Pondok Pesantren Darut Tauhid Gulbung, simpang Jembatan Seng menuju Dusun Berek Leke, serta simpang depan SMK Siti Khodijah Gulbung. Minimnya pencahayaan membuat pengendara kesulitan melihat kondisi jalan.

Warga menyebut kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Terlebih, jalur tersebut merupakan akses penting yang cukup ramai dilalui kendaraan setiap hari.

“Sudah lama mati, bahkan sebelum Ramadan. Kalau malam gelap sekali, sangat berbahaya,” ujar salah satu warga setempat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perhubungan Darat/Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang, Khotibul Umam, mengakui adanya kendala dalam perbaikan. Ia menyebut keterbatasan bahan menjadi salah satu faktor utama belum tertanganinya lampu jalan tersebut.

“Mohon maaf, terkendala bahan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait pelayanan dasar pemerintah, khususnya dalam penyediaan fasilitas publik. Penerangan jalan dinilai sangat vital untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Jika tidak segera ditangani, situasi ini berpotensi meningkatkan angka kecelakaan serta memicu keresahan warga. Pemerintah daerah diharapkan segera mencari solusi agar perbaikan PJU Sampang dapat dilakukan secepatnya.

Warga pun berharap ada langkah konkret dari pemerintah. “Kami hanya ingin jalan terang dan aman saat dilalui,” pungkas warga.

Penulis : Yak

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Berita Terbaru