Lepasliar 101 Tukik di Pantai Wediombo, Upaya Konservasi Penyu di Gunungkidul

Kamis, 5 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gunungkidul bersama masyarakat dan Dinas Kelautan melepasliarkan 101 tukik penyu di Pantai Wediombo, sebagai upaya pelestarian satwa langka.Rabu (4/6). | Dok.Ho/Paiman RadarBangsa

Bupati Gunungkidul bersama masyarakat dan Dinas Kelautan melepasliarkan 101 tukik penyu di Pantai Wediombo, sebagai upaya pelestarian satwa langka.Rabu (4/6). | Dok.Ho/Paiman RadarBangsa

GUNUNGKIDUL, RadarBangsa.co.id – Setelah puluhan telur penyu ditemukan di Pantai Wediombo dan Pantai Nampu, Kabupaten Gunungkidul, Dinas Kelautan dan Perikanan berhasil mengamankan dan merawat telur-telur tersebut hingga menetas. Sebanyak 101 tukik (anak penyu) kini dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya di Pantai Wediombo, Jepitu, Kapanewon Girisubo, Rabu sore (4/6/2025).

Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat, Bupati Gunungkidul, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY, serta pihak terkait lainnya sebagai wujud komitmen bersama dalam pelestarian penyu yang kian terancam punah.

Sebelum pelepasliaran, dilakukan edukasi oleh Veronica Voni, Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. Ia memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya menjaga kelestarian penyu dan teknik pelepasan tukik yang benar.

“Ada cara khusus untuk melepas tukik. Kepala tukik harus dihadapkan ke tanah agar mereka bisa berjalan sendiri menuju laut. Hindari memegang atau kontak langsung dengan tukik agar naluri mereka tetap terjaga,” jelas Veronica Voni.

Menurutnya, sebelum masuk ke laut, tukik merekam lingkungan sekitar sebagai petunjuk untuk kembali bertelur di tempat yang sama 20 hingga 30 tahun mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi, mengungkapkan bahwa total 108 telur ditemukan di sarang, namun satu telur mati dan beberapa gagal menetas.
“Setelah diamankan di Pantai Pelangi yang merupakan tempat konservasi penyu, akhirnya 101 tukik berhasil menetas dan kini kita lepasliarkan,” katanya.

Wahid juga mengimbau masyarakat sekitar untuk aktif melaporkan jika menemukan penyu bertelur atau telur penyu di kawasan Pantai Wediombo, Jungwok, dan sekitarnya. Area tersebut termasuk zona konservasi yang penting untuk dilindungi.

“Jangan mengganggu penyu yang hendak bertelur. Pernah ada kejadian di Pantai Indrayanti, penyu yang hendak bertelur terganggu sehingga gagal bertelur. Gangguan seperti ini bisa merusak ekosistem penyu,” pungkas Wahid.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru