Libur Lebaran 2026, Menaker Pastikan Posko THR Tetap Layani Aduan Pekerja

Jumat, 20 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat menyampaikan kebijakan Posko THR, Kamis (19/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menaker Yassierli saat menyampaikan kebijakan Posko THR, Kamis (19/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026 tetap beroperasi selama libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk menjamin pekerja, buruh, pengemudi ojek online (ojol), hingga kurir online tetap dapat mengakses layanan pengaduan maupun konsultasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga pemenuhan hak keagamaan pekerja, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi menjelang Lebaran. Posko tetap dibuka agar potensi pelanggaran pembayaran THR tidak berlarut-larut.

Layanan Posko THR dan BHR disediakan melalui dua skema, yakni tatap muka di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker pukul 08.00–15.00 WIB, serta layanan daring melalui situs resmi poskothr.kemnaker.go.id dan WhatsApp. Posko ini dijadwalkan tetap beroperasi hingga H+7 Idulfitri.

“Meski dalam masa libur nasional dan cuti bersama, pemerintah tetap hadir untuk memastikan layanan Posko THR dan BHR dapat diakses masyarakat,” ujar Yassierli dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan, layanan tersebut terbuka bagi seluruh kalangan pekerja. “Pekerja yang ingin mengadukan THR maupun pengemudi dan kurir online yang ingin berkonsultasi seputar BHR tetap bisa menggunakan layanan yang kami sediakan, baik secara tatap muka maupun daring,” lanjutnya.

Untuk memastikan respons cepat terhadap laporan, Kemnaker juga menyiagakan pengawas ketenagakerjaan. “Khusus aduan THR, kami menyiagakan pengawas agar setiap laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti. Kami juga berkoordinasi dengan pengawas di tingkat provinsi agar penanganannya lebih cepat,” tegasnya.

Data Kemnaker menunjukkan tingginya aktivitas layanan. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri, menyebut selama 4–17 Maret 2026 tercatat 2.488 layanan konsultasi, terdiri dari 1.993 terkait THR dan 495 terkait BHR.

Menurut Indah, kanal live chat menjadi yang paling banyak digunakan, dengan 2.246 layanan, disusul Pusat Bantuan Kemnaker sebanyak 222 layanan. Sementara layanan tatap muka tercatat masih terbatas, yakni 20 layanan.

Di sisi lain, pengawasan terhadap pelanggaran juga menunjukkan angka signifikan. Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3, Ismail Pakaya, mengungkapkan bahwa hingga 18 Maret 2026 terdapat 2.113 aduan yang melibatkan 1.388 perusahaan.

“Aduan terbanyak adalah THR tidak dibayarkan sebanyak 1.273 laporan, kemudian THR tidak sesuai ketentuan 474 laporan, dan keterlambatan pembayaran 366 laporan,” jelas Ismail.

Secara wilayah, aduan terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kondisi ini menegaskan bahwa pengawasan terhadap kewajiban perusahaan masih menjadi isu krusial setiap menjelang Lebaran.

Ismail menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan setiap laporan yang masuk. “Kami tegaskan, setiap aduan yang masuk, terutama terkait THR yang tidak dibayarkan, menjadi prioritas pengawasan kami,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan perusahaan agar tidak menunda kewajiban pembayaran. “Kami minta perusahaan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan agar hak pekerja dapat diterima tepat waktu dan tidak menimbulkan polemik,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru