PASURUAN, RadarBangsa.co.id β Kabupaten Pasuruan menorehkan capaian di sektor kehutanan setelah masuk sebagai nominator Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional 2026 pada kategori Hutan Kemasyarakatan. Prestasi tersebut ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan oleh tim penilai Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan di Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera (KPLGS), Kecamatan Purwodadi, Rabu (8/7/2026).
Verifikasi lapangan menjadi tahapan penting dalam penilaian untuk memastikan pengelolaan hutan kemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan. Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki komitmen dalam menjaga kelestarian hutan melalui pemberdayaan masyarakat.
Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori mengaku bersyukur atas masuknya Kabupaten Pasuruan dalam nominasi tingkat nasional. Menurutnya, penilaian Wana Lestari tahun 2026 meliputi tiga kategori, yakni Hutan Desa, Hutan Adat, dan Hutan Kemasyarakatan, sedangkan Pasuruan mengikuti kategori Hutan Kemasyarakatan.
“Kabupaten Pasuruan ini luasnya 1.474,015 kilometer persegi. Kita punya laut, kita punya dataran, juga punya pegunungan. Tentunya, karena ini punya pegunungan, tentunya di daerah ini juga banyak hutan-hutan,” katanya.
Gus Shobih menilai capaian tersebut merupakan hasil dukungan pemerintah daerah hingga pemerintah desa dalam menjalankan program pelestarian hutan. Ia menyebut upaya itu sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang tertuang dalam sejumlah regulasi, mulai dari Asta Cita Presiden, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN, RPJMD Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2025, hingga Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 5 Tahun 2025.
Ia berharap proses penilaian di KPLGS mampu menjadi motivasi bagi kelompok tani hutan lainnya untuk terus menjaga kawasan hutan secara berkelanjutan. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar peluang menjaga fungsi hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
“Insyaallah kalau kita sudah mempunyai hak untuk melestarikan hutan yang ada, insyaallah masyarakat walaupun bukan tanahnya sendiri, mereka mempunyai rasa untuk memiliki, seperti miliknya sendiri,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gus Shobih menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan atas pelaksanaan penilaian Wana Lestari dan upaya memperkuat zona integritas di sektor kehutanan. βIa berharap pelayanan kepada masyarakat serta program pelestarian hutan terus ditingkatkan sehingga Kabupaten Pasuruan mampu meraih hasil terbaik dalam ajang nasional tersebut,β pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar