Lolos Seleknas SUP, Atlet Dayung Lamongan Masih Menanti Dukungan Pemkab

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Lamongan berfoto bersama Ketua Pelaksana PODSI Jawa Timur Letkol Bagus Arianto, A.Md., S.T., usai rapat koordinasi di Kantor Dister Koarmada II Surabaya, (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Lamongan berfoto bersama Ketua Pelaksana PODSI Jawa Timur Letkol Bagus Arianto, A.Md., S.T., usai rapat koordinasi di Kantor Dister Koarmada II Surabaya, (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Atlet dayung binaan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Lamongan, Muhammad Azil Dwi Prastya, resmi memperoleh rekomendasi untuk mengikuti Seleksi Kejuaraan Nasional (Seleknas) Stand Up Paddle (SUP). Bersamaan dengan itu, PODSI Lamongan mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan dukungan pembinaan, fasilitas, serta biaya keberangkatan agar atlet dapat mengikuti seleksi nasional secara optimal.

Rekomendasi tersebut tertuang dalam Surat Nomor 22/PD-PODSI-LA/VII/2026 yang ditandatangani Ketua Umum PODSI Lamongan M. Lutfi Ludianto dan Sekretaris Fatkhur Rokhman. Surat itu menjadi dasar bagi Muhammad Azil Dwi Prastya untuk mengikuti tahapan seleksi menuju ajang nasional.

Ketua Umum PODSI Lamongan M. Lutfi Ludianto mengatakan pembinaan olahraga air membutuhkan dukungan yang berkelanjutan agar potensi atlet daerah dapat berkembang hingga tingkat nasional.

“Kami prihatin karena atlet punya potensi, tetapi masih memerlukan dukungan fasilitas, dana pembinaan, dan biaya keberangkatan dari Pemkab,” ujarnya.

Ia menegaskan dukungan administrasi dan pembiayaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Menurutnya, kesempatan tampil di tingkat nasional harus diiringi dukungan nyata dari pemerintah daerah agar atlet dapat fokus menjalani persiapan.

“Harapan kami agar yang bersangkutan mengikuti kegiatan dengan baik, menjunjung sportivitas, serta mengharumkan nama Kabupaten Lamongan,” tegasnya.

Muhammad Azil Dwi Prastya mengungkapkan selama ini proses pembinaan berjalan dengan sumber daya yang terbatas. Ia menjelaskan surat rekomendasi dari tingkat pusat umumnya baru mengakomodasi kebutuhan setelah atlet tiba di lokasi Seleknas, sehingga biaya transportasi dari daerah serta perlengkapan pribadi pada tahap awal masih harus ditanggung sendiri atau dibantu klub.

“Alasan utama kami meminta dukungan karena surat rekomendasi dari pusat sering kali hanya menanggung biaya setelah atlet tiba di lokasi Seleknas. Biaya transportasi dari daerah dan perlengkapan pribadi pada tahap awal kerap ditanggung sendiri atau dibantu klub lokal,” ungkapnya.

Azil juga berharap adanya dispensasi dari sekolah maupun perguruan tinggi selama mengikuti kegiatan di luar daerah.

“Sebagai aspirasi membangun, banyak atlet mengkritik fenomena pemerintah daerah baru hadir dan memberi apresiasi setelah atlet meraih medali,” tambahnya.

PODSI Lamongan berharap Muhammad Azil Dwi Prastya mampu menjadi duta olahraga air Kabupaten Lamongan. Organisasi tersebut juga berharap Pemerintah Kabupaten Lamongan segera memberikan dukungan agar pembinaan atlet dayung dapat berjalan berkesinambungan.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi Pengprov PODSI Jawa Timur pada Juni 2026 di Kantor Kadister Koarmada II Surabaya, Ketua Pelaksana Pengprov PODSI Jawa Timur Letkol Bagus Arianto mengapresiasi langkah PODSI Lamongan dalam mengembangkan cabang olahraga dayung.

“Sinergi sangat penting. Pengprov siap mendukung pembinaan, kepelatihan, dan fasilitasi program agar olahraga dayung Lamongan terus berkembang serta melahirkan atlet-atlet berprestasi. Dengan dukungan penuh tersebut diharapkan Lamongan mampu mencetak atlet dayung unggulan daerah,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru