LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Saat aktivitas warga mulai berkurang dan sejumlah kawasan memasuki kondisi sepi, Polsek Tikung, Polres Lamongan, meningkatkan patroli malam untuk mencegah tindak kriminalitas dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Patroli objek vital tersebut berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) mulai pukul 22.30 WIB hingga selesai. Kegiatan melibatkan Aiptu Budi S., Aiptu Ketut GB, Aiptu Subur Eko, dan Aipda Yateno.
Petugas menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat pemantauan, mulai dari perbankan, SPBU, kawasan permukiman dan perumahan, Pasar Baru Pule, hingga Masjid Namira.
Patroli dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi 4C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta pencurian biasa.
Aiptu Ketut GB mengatakan, patroli malam merupakan bagian dari langkah kepolisian untuk mencegah potensi gangguan keamanan sebelum terjadi.
“Patroli kami lakukan untuk mencegah dan mengantisipasi 4C serta gangguan Kamtibmas lainnya, sehingga situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi BRI Unit Tikung. Aktivitas pelayanan dan transaksi nasabah terpantau berjalan aman dan lancar.
Kehadiran petugas di sekitar objek perbankan sekaligus menjadi upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas transaksi pada malam hari.
Patroli kemudian berlanjut ke SPBU Tikung. Dari hasil pemantauan, stok bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan mencukupi. Dispenser juga berfungsi normal dan tidak ditemukan indikasi BBM tercampur air.
“Dari hasil pemantauan, situasi di lokasi yang kami datangi masih aman. Pelayanan nasabah di perbankan berjalan lancar dan stok BBM di SPBU juga masih mencukupi,” tegas Aiptu Ketut.
Petugas selanjutnya menyambangi kawasan Pasar Baru Tikung. Aktivitas jual beli pada malam tersebut terpantau landai. Meski kondisi relatif tidak padat, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.
Sasaran patroli juga mencakup Perumahan Taman Intan Raya Tikung dan Griya Permata Insani Tikung. Kedua kawasan tersebut terpantau relatif sepi karena sebagian warga sedang bekerja.
Kondisi lingkungan yang minim aktivitas warga menjadi perhatian petugas. Sebab, kawasan yang sepi membutuhkan kewaspadaan lebih untuk mencegah munculnya peluang terjadinya gangguan keamanan.
Petugas kemudian mengimbau sekuriti perumahan agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan patroli secara berkala di lingkungan masing-masing.
“Petugas keamanan perumahan kami imbau untuk lebih sering melakukan patroli, terutama saat kondisi lingkungan sepi, guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas,” tambahnya.
Menurut petugas, menjaga keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran petugas keamanan dan masyarakat juga diperlukan untuk mempertahankan situasi tetap aman dan kondusif.
Aiptu Ketut juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama pada malam hari ketika aktivitas warga mulai berkurang.
“Keamanan lingkungan perlu dijaga bersama. Kami berharap masyarakat dan petugas keamanan ikut aktif memperhatikan kondisi sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar