Menhindari claster baru di pemblanjaan, Mahasiswa KKN UIN walisongo Bagikan disenfektan

- Redaksi

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Penyerahan desinfektan secara simbolik pada Sekretaris Pengurus Pertokoan Alun-Alun Lasem (Ibu Nur Ukhwah).

Penyerahan desinfektan secara simbolik pada Sekretaris Pengurus Pertokoan Alun-Alun Lasem (Ibu Nur Ukhwah).

LASEM, RadarBangsa.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Dari Rumah (RDR) ke-75 Kelompok 84, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan pembagian desinfektan pada pedagang di Pertokoan alun-alun Lasem

Pembagian desinfektan oleh mahasiswa dilakukan ditemani oleh ibu Nur Ukhwah selaku Sekretaris Pengurus Pertokoan Alun-Alun Lasem. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid19 yang besar kemungkinan terjadi melalui aktifitas jual-beli di area Pertokoan Alun-Alun Lasem

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, selain mengenalkan adanya program KKN UIN Walisongo di Lasem, kegiatan ini juga mampu memberikan edukasi dan ajakan pada pedagang untuk mennghindari penularan Covid19 dengan menggunakan desinfektan

‘Terimakasih Mahasiswa KKN UIN Walisongo, semoga barokah.’, ujar Bapak Bambang selaku Kepala Pengurus Pertokoaan Alun-Alun Lasem. Pedagang-pedagang juga turut memberikan respon positif, seperti Bu Dur, pedagang Mie Ayam di Pertokoan Alun-Alun Lasem

“Alhamdulillah, bisa saya pakai untuk isi ulang desinfektan saya. Terima kasih, Mbak.”, ujarnya sambil tetap cekatan menyiapkan mie ayam untuk pelanggan.

(***)

Lainnya:

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru