Menteri Haji Resmikan AIM dan AIBIS di Jombang, Bupati Apresiasi Inovasi Pendidikan Al-Aqobah

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Warsubi bersama Menteri Haji Gus Irfan saat meresmikan AIM dan AIBIS, Sabtu 24 Januari 2026. (Foto Dok Ho/Ruro-RadarBangsa.co.id)

Bupati Jombang Warsubi bersama Menteri Haji Gus Irfan saat meresmikan AIM dan AIBIS, Sabtu 24 Januari 2026. (Foto Dok Ho/Ruro-RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Menteri Haji dan Umroh RI, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf, meresmikan TK-SD Aqobah Islamic Montessori (AIM) dan Aqobah Institute of Business and Islamic Studies (AIBIS) di Jalan Bakalan, Dusun Ngasem, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu (24/01/26) pagi. Peresmian dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekdakab Agus Purnomo, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan Pengasuh Utama Ponpes Al-Aqobah, KH. Ahmad Junaidi Hidayat.

Bupati Warsubi mengapresiasi langkah Pondok Pesantren Al-Aqobah menghadirkan lembaga pendidikan berbasis Montessori yang masih jarang diterapkan di Jombang. “Pendekatan Montessori diharapkan menjadi model pendidikan ramah anak, berorientasi potensi, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman,” kata Warsubi. Ia menekankan pentingnya perpaduan kurikulum internasional dengan nilai pesantren untuk membentuk karakter santri yang siap menghadapi tantangan global.

Terkait AIBIS, Warsubi berharap lembaga ini mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan. “Lulusan diharapkan siap menjadi pemimpin, entrepreneur, dan agen perubahan di tingkat nasional maupun global,” ujarnya. Menurut Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi, kehadiran AIM dan AIBIS turut mendorong iklim kompetisi pendidikan sehat di Jombang, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Menteri Haji dan Umroh, Gus Irfan, menyoroti keselarasan prinsip Montessori dengan kultur pesantren yang menekankan kemandirian. “Di pesantren seperti Tebuireng, santri diajarkan masak dan nyuci sendiri. Prinsip kemandirian itu juga diusung Montessori, sehingga santri lebih berkarakter,” ungkapnya.

Pengasuh Ponpes Al-Aqobah, KH. Ahmad Junaidi Hidayat, menekankan pendidikan di lembaga baru ini berfokus pada keteladanan dan karakter. “Karakter bukan semata soal keilmuan, tapi juga keteladanan. Kami membangun pendidikan sesuai regulasi pemerintah sekaligus menanam fondasi karakter yang kuat bagi masa depan anak,” jelasnya.

Kehadiran AIM dan AIBIS dianggap menjadi strategi penting untuk mencetak generasi muda Jombang yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat kontribusi pondok pesantren dalam pembangunan pendidikan berbasis karakter dan kewirausahaan.

Penulis : Masruroh

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru