Mimik Turun Gunung, SD Terpencil di Jabon Sidoarjo Akhirnya Direhabilitasi

Selasa, 21 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

   Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meninjau SD Negeri Kupang 3 dan SD Negeri Kupang 4 di Jabon, Senin (20/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meninjau SD Negeri Kupang 3 dan SD Negeri Kupang 4 di Jabon, Senin (20/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat langkah perbaikan fasilitas pendidikan di wilayah terpencil. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meninjau langsung kondisi SD Negeri Kupang 3 dan SD Negeri Kupang 4 di Kecamatan Jabon, Senin (20/7/2026), untuk memastikan rehabilitasi bangunan sekolah segera dilakukan sekaligus memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan itu menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap layanan pendidikan di kawasan pesisir yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Dalam peninjauan tersebut, Mimik juga berdialog dengan para guru dan melihat kebutuhan dasar siswa yang selama ini belum sepenuhnya terpenuhi.

Di SD Negeri Kupang 3 yang memiliki sekitar 70 siswa, kondisi ruang kelas ditemukan memprihatinkan. Atap bocor, dinding retak, sekat antar ruang berlubang, dan sejumlah bagian bangunan dinilai sudah tidak lagi layak untuk mendukung proses belajar mengajar.

“Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kalau memang harus direhabilitasi total, segera direncanakan agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegas Mimik.

Setelah itu, peninjauan dilanjutkan ke SD Negeri Kupang 4 yang berdiri sejak 1987 dan kini hanya memiliki 12 siswa. Meski jumlah peserta didik di sekolah tersebut sangat sedikit, Mimik menekankan bahwa hak anak atas pendidikan yang layak tetap harus dipenuhi tanpa perbedaan.

Empat ruang kelas di sekolah itu diprioritaskan untuk rehabilitasi dengan material yang lebih tahan terhadap karakter lingkungan pesisir. Langkah tersebut disiapkan agar bangunan tidak cepat rusak akibat tingginya kadar garam di udara yang selama ini mempercepat korosi.

“Walaupun siswanya hanya dua belas orang, mereka tetap memiliki hak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Sekolah di daerah terpencil seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mimik menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap mengajar di tengah berbagai keterbatasan. Ia menyebut pengabdian mereka menjadi bagian penting dari keberlangsungan pendidikan di wilayah pesisir.

“Terima kasih atas pengabdian bapak dan ibu guru. Meskipun muridnya sedikit, tetap semangat mendidik mereka karena setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang terbaik,” katanya.

Selain rehabilitasi sekolah, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan perluasan Program Makan Bergizi Gratis ke SDN Kupang 3, SDN Kupang 4, dan taman kanak-kanak di kawasan tersebut. Selama ini, sekolah-sekolah itu belum menerima manfaat program karena pembangunan dapur pelayanan belum rampung, sementara lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih cukup jauh.

“Sudah kami koordinasikan. Insya Allah akhir bulan ini MBG mulai disalurkan sehingga anak-anak di wilayah ini dapat segera merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netty Lastiningsih, mengatakan hasil peninjauan itu akan segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis. Menurutnya, desain rehabilitasi akan disesuaikan dengan kondisi pesisir agar bangunan lebih kuat dan tahan terhadap kadar garam tinggi.

“Perbaikan akan menggunakan material yang sesuai dengan kondisi lingkungan pesisir sehingga bangunan lebih awet dan pemanfaatan anggaran menjadi lebih efektif. Kami juga memastikan Tunjangan Bantuan Pendidikan tahap I dan II bagi siswa yang memenuhi syarat dapat segera direalisasikan tahun ini,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chludori, yang mendorong peningkatan kesejahteraan guru di wilayah terpencil melalui tambahan insentif dan tunjangan transportasi dalam APBD 2027. Ia juga meminta kawasan Kupang, Kecamatan Jabon, menjadi prioritas pembangunan akses jalan serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Guru di wilayah terpencil masih menanggung sendiri biaya transportasi. Karena itu kami mengusulkan adanya tunjangan khusus yang didukung regulasi daerah. Selain itu, wilayah Kupang Kecamatan Jabon juga harus menjadi prioritas Program Makan Bergizi Gratis serta mendapat perhatian dalam perbaikan akses jalan menuju sekolah,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Wakil Bupati Mimik Idayana turut menyerahkan bantuan kepada para guru dan siswa. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemerataan layanan pendidikan hingga ke pelosok daerah agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru