Miss Indonesia 2025 Angkat Desa Kemiren ke Panggung Dunia, Pariwisata Adat Banyuwangi Kian Mendunia

Minggu, 19 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Audrey Bianca Callista saat proses syuting video profil di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Banyuwangi, Senin (14/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Audrey Bianca Callista saat proses syuting video profil di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Banyuwangi, Senin (14/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Desa Wisata Adat Osing Kemiren dipilih sebagai lokasi syuting video profil Miss World 2026 oleh Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista. Keputusan ini bukan sekadar estetika, tetapi menjadi langkah strategis memperkenalkan potensi budaya lokal Indonesia ke panggung global.

Pemilihan Desa Kemiren menegaskan meningkatnya perhatian terhadap pariwisata berbasis budaya yang dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Lanskap adat yang otentik, tradisi yang terjaga, hingga aktivitas warga menjadi daya tarik kuat yang dinilai layak dipromosikan ke audiens internasional.

Sepanjang proses produksi, Audrey tidak hanya tampil di depan kamera. Ia terlibat langsung dalam aktivitas masyarakat, mulai dari memainkan musik tradisional Gedogan hingga belajar membatik motif khas Banyuwangi. Keterlibatan ini memperkuat pesan bahwa budaya lokal bukan sekadar tontonan, tetapi pengalaman hidup yang bernilai.

Dari sisi layanan pariwisata, eksposur ini membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan. Dampaknya berpotensi mendorong ekonomi warga, terutama pelaku UMKM, perajin batik, hingga sektor kuliner tradisional.

Salah satu yang disorot adalah proses pembuatan Pecel Pithik, kuliner khas Osing. Pengolahan tradisional dengan bahan lokal menunjukkan kekuatan gastronomi desa. “Setelah mengikuti proses memasak, saya mencicipi pecel pithik ini dan rasanya sangat kompleks, gurih segar dan sedikit pedas,” ujar Audrey, Senin (14/04/2026).

Menurutnya, Desa Kemiren memiliki daya saing tinggi sebagai destinasi wisata budaya. “Desa adat Osing menyimpan potensi wisata yang kaya dan seru sekali untuk eksplor, ini adalah destinasi yang wajib dikunjungi saat di Banyuwangi,” tambahnya.

Kehadiran Kemiren dalam ajang internasional ini menjadi sinyal bahwa pengembangan desa wisata berbasis adat mulai membuahkan hasil. Pemerintah daerah dinilai berhasil mendorong pelestarian budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Dengan eksposur global ini, Desa Kemiren tak lagi sekadar destinasi lokal, melainkan representasi kekuatan budaya Indonesia di mata dunia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru