Mudik Gratis Jatim 2026: DPD RI Lia Istifhama Puji Kepemimpinan Khofifah dan Persiapan Dishub Nyono

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama memberikan apresiasi pada program Mudik Gratis Gubernur Khofifah, Jumat (28/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama memberikan apresiasi pada program Mudik Gratis Gubernur Khofifah, Jumat (28/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kembali digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tahun ini, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan kuota bagi 7.000 warga untuk pulang ke kampung halaman secara aman, nyaman, dan tanpa biaya. Program ini mendapat tanggapan positif dari Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama.

Menurut Ning Lia sapaan akrab Lia Istifhama inisiatif mudik gratis merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk masyarakat, khususnya pekerja dan keluarga berpenghasilan terbatas. Ia menekankan bahwa program ini lebih dari sekadar layanan transportasi.

“Program mudik gratis ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujarnya kepada RadarBangsa.co.id, Jumat (28/2).

Selain mengapresiasi Gubernur Khofifah, Ning Lia juga memberikan pujian khusus kepada Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, atas persiapan teknis dan manajerial program mudik. Menurut Lia, koordinasi antara Dishub Jatim, Organda, dan penyedia jasa angkutan laut menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan mudik gratis yang rutin digelar setiap tahun.

“Saya juga mengapresiasi Kepala Dishub Jatim Bapak Nyono beserta jajaran yang telah mempersiapkan program ini dengan matang. Ini menunjukkan komitmen pelayanan publik yang serius, mulai dari keselamatan, kenyamanan, hingga ketepatan jadwal,” tegasnya.

Pemprov Jatim menargetkan 7.000 pemudik dengan tujuan ke 20 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. Sebanyak 4.000 penumpang diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan armada bus dengan 17 jurusan, antara lain Surabaya–Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Banyuwangi, Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro. Keberangkatan bus dijadwalkan pada 19 Maret 2026, dengan pendaftaran online dibuka pada 2–4 Maret 2026, serta pendaftaran langsung pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.

Sementara itu, 3.000 penumpang dilayani melalui jalur laut dengan estimasi 250 orang per pemberangkatan dalam 12 kali perjalanan. Dua rute kapal laut disiapkan, yaitu Pelabuhan Jangkar (Situbondo) menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi (Sumenep). Jadwal keberangkatan rute Jangkar–Raas pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026, sedangkan rute Jangkar–Sapudi pada 11 dan 16 Maret 2026.

Pemprov Jatim juga menyediakan layanan angkut motor gratis sebanyak 200 unit untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Pengiriman motor dilayani ke enam daerah tujuan: Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo. Keberangkatan dijadwalkan pada 18 Maret 2026 dengan pendaftaran langsung melalui operator pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.

Untuk arus balik, armada kapal laut telah disiapkan. Rute Raas–Jangkar dijadwalkan pada 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026, sedangkan rute Sapudi–Jangkar pada 27 dan 31 Maret 2026, memastikan pemudik kembali ke Surabaya dengan lancar.

Ning Lia berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan cakupannya semakin diperluas di tahun-tahun mendatang. Ia menilai kolaborasi antara kepemimpinan Gubernur Khofifah dan jajaran teknis Dishub Jatim menjadi contoh nyata pelayanan publik yang efektif.

“Ini adalah kolaborasi yang baik antara kepemimpinan Gubernur Khofifah dan jajaran teknis di Dishub Jatim. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena kuota terbatas dan manfaatnya sangat besar,” pungkas Ning Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru