JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto resmi membuka Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Lapangan Untung Suropati, Kabupaten Jombang, Kamis (27/8) sore. Pembukaan ditandai dengan penabuhan beduk oleh Prabowo.
Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib hadir mewakili Bupati Malang M. Sanusi dalam agenda tersebut. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Malang menjadi bagian dari dukungan terhadap peran NU dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.
Muktamar NU ke-35 mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”. Agenda tersebut dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan MPR RI, Gubernur Jawa Timur, para kepala daerah, serta jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat juga hadir, termasuk Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Ketua Muktamar NU ke-35, Ketua Umum Muhammadiyah, para kiai dan ulama dari berbagai daerah, serta duta besar negara sahabat.
Bagi Pemkab Malang, Muktamar NU menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan ulama, pesantren, organisasi keagamaan, dan masyarakat.
Lathifah mengatakan nilai yang selama ini menjadi pijakan NU, seperti persatuan, gotong royong, moderasi, dan kecintaan terhadap Tanah Air, tetap relevan dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi dengan ulama, kiai, pesantren, organisasi keagamaan, serta berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk menjaga kondusivitas sekaligus mendorong pembangunan daerah.
Ia berharap Muktamar NU ke-35 menghasilkan gagasan dan keputusan yang mampu menjawab tantangan bangsa serta memperkuat kontribusi NU bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mudah-mudahan seluruh keputusan yang dihasilkan semakin memperkuat persatuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Lathifah.
Muktamar NU ke-35 juga menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan Indonesia. Pemerintah, ulama, pesantren, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan kemaslahatan.
Pembukaan Muktamar NU ke-35 di Jombang secara resmi ditandai dengan penabuhan beduk oleh Presiden Prabowo Subianto.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar