Nataru 2025–2026, Forkopimda Lamongan Satukan Strategi Pengamanan

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda Kabupaten Lamongan saat rapat koordinasi lintas sektoral membahas pengamanan, lalu lintas, dan mitigasi bencana jelang Nataru 2025–2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Forkopimda Kabupaten Lamongan saat rapat koordinasi lintas sektoral membahas pengamanan, lalu lintas, dan mitigasi bencana jelang Nataru 2025–2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna memantapkan kesiapsiagaan pengamanan dan pelayanan publik. Rapat yang diprakarsai Kepolisian Resor Lamongan itu berlangsung di Pendopo Lokatantra, Senin (15/12).

Rakor lintas sektoral ini digelar untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, serta bencana hidrometeorologi yang rawan terjadi pada puncak musim hujan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan pentingnya koordinasi terpadu agar seluruh skema pengamanan berjalan efektif. “Rapat ini menjadi momentum menyatukan visi dan misi agar pengamanan wilayah, pengendalian dan rekayasa lalu lintas, hingga mitigasi bencana hidrometeorologi saat Nataru dapat terintegrasi dan memberikan respons cepat kepada masyarakat,” ujar Yuhronur Efendi saat membuka rakor.

Sejalan dengan itu, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menyampaikan bahwa pengamanan Nataru tidak dapat dilakukan secara parsial. “Sinergi lintas sektor sangat diperlukan karena aktivitas masyarakat meningkat signifikan saat Nataru. Kami ingin memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perhubungan memaparkan kesiapan teknis di sektor transportasi. Perbaikan dan pemeliharaan rambu lalu lintas, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), serta penerangan jalan umum menjadi prioritas untuk mendukung keselamatan pengguna jalan. Pengawasan di perlintasan sebidang kereta api juga diperketat melalui koordinasi lintas instansi dan pemasangan imbauan keselamatan.

“Kami juga melaksanakan ramp check angkutan umum guna memastikan kelayakan teknis dan administrasi kendaraan selama masa Nataru,” ujar perwakilan Dinas Perhubungan Lamongan. Selain itu, pemeriksaan sarana penyeberangan sungai serta distribusi jaket pelampung dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Kepala BPBD Lamongan menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan posko siaga serta memperkuat kapasitas desa. “Saat ini sudah terbentuk 96 Desa Tangguh Bencana dari target 120 desa. Ini penting untuk mempercepat penanganan di tingkat lokal,” jelasnya.

Bupati Yuhronur Efendi juga menekankan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama libur Nataru. “Seluruh fasilitas layanan masyarakat, khususnya kesehatan, harus siaga penuh untuk memastikan keselamatan warga,” tegasnya.

Di sisi lain, momentum Nataru juga dimanfaatkan untuk mendorong sektor pariwisata dan UMKM Lamongan. “Melalui tagline ‘Ayo Dolen Nang Lamongan’, kami ingin wisatawan merasa aman dan nyaman, sekaligus mengenal produk unggulan UMKM lokal,” ujar Bupati.

Sebagai bagian dari pengamanan terpadu, Polres Lamongan akan menggelar Operasi Lilin Semeru dengan melibatkan 263 personel mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini didukung tiga pos pengamanan di Kinameng, Babat, dan Wisata Bahari Lamongan, satu pos pelayanan di Terminal Lamongan, serta pos pantau di Alun-Alun Lamongan.

Dengan koordinasi lintas sektoral yang solid, Forkopimda Lamongan optimistis perayaan Nataru 2025–2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru