Ngopi Kamtibmas Semarang: Polisi-Wali Kota Kompak Tekan Tawuran

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Semarang bersama Wali Kota dalam Ngopi Kamtibmas di Semarang Utara, Jumat (17/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolrestabes Semarang bersama Wali Kota dalam Ngopi Kamtibmas di Semarang Utara, Jumat (17/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Upaya menjaga stabilitas keamanan Kota Semarang diperkuat melalui forum “Ngopi Kamtibmas” yang mempertemukan aparat, pemerintah, dan masyarakat. Forum ini menjadi langkah konkret merespons meningkatnya potensi gangguan keamanan, terutama maraknya tawuran pelajar dan kerawanan jelang peringatan May Day 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Semarang Utara, Jumat (17/4/2026) malam, menghadirkan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta Dandim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo.

Forum ini tidak sekadar silaturahmi, tetapi menjadi ruang dialog terbuka untuk menyerap langsung keluhan warga. Hal ini dinilai penting agar kebijakan keamanan berbasis kondisi riil di lapangan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi menegaskan, komunikasi dua arah menjadi kunci pencegahan gangguan kamtibmas. Menurutnya, deteksi dini hanya bisa berjalan efektif jika masyarakat terlibat aktif.

“Forum ini menjadi sarana menyerap informasi, baik potensi gangguan maupun masukan dari masyarakat. Semua itu penting untuk langkah preventif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan potensi kerawanan menjelang Hari Buruh atau May Day. Aparat mengantisipasi kemungkinan aksi yang berujung anarkis jika tidak dikelola dengan baik.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga Semarang tetap aman dan kondusif serta menghindari tindakan yang merugikan bersama,” tegasnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyoroti meningkatnya kasus tawuran pelajar yang menjadi perhatian serius. Ia menilai fenomena ini tidak bisa ditangani secara parsial.

“Penanganan tawuran harus melibatkan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga aparat. Ini persoalan bersama,” katanya.

Ia juga mendorong agar forum Ngopi Kamtibmas digelar rutin di berbagai wilayah. Tujuannya untuk memahami karakter dan potensi kerawanan masing-masing daerah secara lebih spesifik.

Dalam konteks pelayanan publik, Pemkot Semarang mengandalkan aplikasi pengaduan “Libas” untuk mempercepat respons terhadap laporan warga. Sistem ini dinilai efektif memangkas waktu penanganan di lapangan.

“Kecepatan respons menjadi kunci agar masalah tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo menegaskan komitmen TNI dalam mendukung stabilitas wilayah. Ia menyebut sinergi lintas sektor menjadi faktor penting menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami siap mendukung pengamanan wilayah, termasuk menghadapi potensi bencana dan gangguan sosial,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, warga mengungkap keresahan terkait maraknya tawuran di kawasan Jembatan Boom Lama. Lokasi tersebut disebut kerap dijadikan tempat konten media sosial oleh kelompok remaja.

Warga juga meminta peningkatan penerangan jalan dan pemasangan CCTV untuk mencegah kejadian serupa. Permintaan ini langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah dan kepolisian sebagai bagian dari langkah preventif.

Melalui forum ini, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus menciptakan rasa aman yang merata.

“Kondusivitas wilayah bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkas Kapolrestabes.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru