Niat Bersenang-senang Berujung Petaka, 1 Warga Hilang di Sungai Kalibodri Kendal

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Tiga warga dilaporkan hanyut saat bermain di Sungai Kalibodri, tepatnya di Bendungan Juwero, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026) sore. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu korban hingga kini masih dalam pencarian.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Ketiga korban awalnya berniat menyusuri aliran Sungai Kalibodri dari Bendungan Juwero menuju wilayah Cepiring dengan menggunakan pelampung berupa ban karet.

Namun nahas, saat melintas di bawah jembatan Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, pelampung yang digunakan oleng. Akibatnya, ketiganya terjatuh ke dalam sungai. Dua orang berhasil menepi ke pinggir sungai, sementara satu korban terseret arus.

Dua korban yang selamat diketahui bernama Fitriyanto Bayu Irawan (29) dan Arif Kurniawan (49). Keduanya merupakan warga Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring. Sementara korban yang masih dalam pencarian adalah Muhammad Efendi (35), warga desa yang sama.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kejadian tersebut.

“Kami menerima laporan adanya warga hanyut di Sungai Kalibodri. Personel Polsek Pegandon bersama tim gabungan segera mendatangi lokasi kejadian,” ujar Hendry.

Sejumlah petugas dikerahkan dalam penanganan peristiwa ini, di antaranya Kapolsek Pegandon beserta anggota Reskrim Polsek Pegandon dan Polres Kendal, petugas BPBD, serta tenaga medis dari Puskesmas Pegandon.

Hingga Sabtu malam, polisi menggelar apel konsolidasi pencarian korban tenggelam di Dukuh Kersan, Desa Tegorejo, Pegandon. Sebanyak 35 personel gabungan diterjunkan melakukan pencarian.

Kapolsek Pegandon AKP Nugroho Agung Purnomo menyampaikan pencarian korban sementara dihentikan karena kondisi gelap.

“Untuk sementara malam ini pencarian korban kami hentikan dan akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB,” kata Nugroho.

Hingga Sabtu malam, korban Muhammad Efendi masih belum ditemukan dan pencarian akan kembali dilanjutkan oleh tim gabungan. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di aliran sungai guna mencegah kejadian serupa.

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru