Oknum Kades di Pamekasan Diduga Gadaikan Motor Scoopy Tahun 2024 Milik Warga, Chat WhatsApp Kasar Picu Kecaman

Selasa, 24 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi percakapan WhatsApp terkait dugaan Kades Campor, Proppo, Pamekasan, Minggu (22/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ilustrasi percakapan WhatsApp terkait dugaan Kades Campor, Proppo, Pamekasan, Minggu (22/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Seorang oknum Kepala Desa di Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan menjadi sorotan setelah diduga menggadaikan sepeda motor milik warganya. Kasus ini semakin ramai diperbincangkan setelah muncul percakapan WhatsApp bernada kasar saat korban menagih pengembalian kendaraan.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy tahun 2024 milik warga berinisial MH, yang dipinjam oleh oknum Kades berinisial F.A.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, motor tersebut awalnya dipinjam oleh oknum Kepala Desa untuk keperluan pribadi. Namun, tanpa sepengetahuan pemilik, kendaraan itu diduga digadaikan.

Upaya konfirmasi dilakukan oleh korban melalui pesan WhatsApp pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 23.56 WIB. Alih-alih mendapatkan kepastian, korban justru menerima balasan bernada kasar dari oknum Kades tersebut.

Isi pesan tersebut kemudian beredar dan menuai kecaman warga karena dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin desa.

MH mengungkapkan kekecewaannya atas respons yang diterimanya saat menanyakan haknya.

“Saya hanya ingin kejelasan kapan motor saya dikembalikan, tapi justru dibalas dengan kata-kata tidak pantas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan menempuh jalur hukum jika tidak ada itikad baik dari pihak terkait. “Kalau tidak segera dikembalikan, saya akan melaporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.

Sementara itu, RadarBangsa.co.id telah berupaya mengonfirmasi kepada oknum Kepala Desa berinisial F.A melalui WhatsApp pada Selasa (24/03/2026) . Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru