PAD Bangkalan Tembus 91,72 Persen, Bapenda Optimistis Capai Target 2025

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Bangkalan Amina Rahmawati optimistis realisasi PAD 2025 dapat mencapai 100 persen menjelang tutup tahun. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Kepala Bapenda Bangkalan Amina Rahmawati optimistis realisasi PAD 2025 dapat mencapai 100 persen menjelang tutup tahun. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangkalan menunjukkan kinerja positif menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Hingga (12/12/ 2025), capaian PAD telah mencapai 91,72 persen atau sebesar Rp642.651.215 dari target yang ditetapkan Rp504.513.009.

Capaian tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kinerja pengelolaan pendapatan daerah sekaligus memicu optimisme Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan untuk menuntaskan target hingga 100 persen sebelum akhir tahun. Di tengah sisa waktu yang kian terbatas, Bapenda menilai masih terdapat ruang optimalisasi dari berbagai sektor pendapatan.

Kepala Bapenda Bangkalan, Amina Rahmawati, menyatakan bahwa dukungan internal dan eksternal menjadi faktor kunci dalam menjaga tren positif realisasi PAD. Menurutnya, soliditas organisasi serta komitmen pimpinan daerah memberi dorongan signifikan bagi jajaran Bapenda untuk terus bekerja maksimal.

“Kita harap bisa mencapai 100 persen. Dengan berbagai kekuatan yang ada, dari internal Bapenda hingga dukungan penuh Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, itu menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak,” kata Amina.

Ia menegaskan, meski kalender anggaran sudah memasuki fase akhir, semangat kerja tidak boleh menurun. Optimalisasi PAD, kata dia, membutuhkan konsistensi, kesehatan aparatur, dan optimisme agar kinerja tetap terjaga hingga hari terakhir.

“Walaupun sudah memasuki hitungan hari menuju 2026, kita harus tetap kuat dan optimis bekerja untuk Bangkalan, terutama karena kami berada di sektor pendapatan daerah,” ujarnya.

Selain faktor kelembagaan, Amina juga menyoroti peran penting masyarakat dalam mendukung peningkatan PAD. Kesadaran dan kepatuhan publik dinilai sangat menentukan keberhasilan pengumpulan pendapatan daerah.

“Masih ada harapan yang perlu didorong, khususnya terkait kesadaran masyarakat agar kontribusi terhadap PAD bisa lebih optimal,” tambahnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru