Pagi Tragis di Lamongan, Pria Paruh Baya Tewas Dihantam KA Argo Anjasmoro

Senin, 1 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban tertabrak kereta api di jalur rel kawasan Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Senin (1/9/2025). (DoK Foto RadarBangsa.co.id)

Petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban tertabrak kereta api di jalur rel kawasan Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Senin (1/9/2025). (DoK Foto RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Seorang warga Lamongan dilaporkan meninggal dunia usai tertabrak kereta api di Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Senin (1/9/2025). Korban diketahui bernama Sarno (57), warga Desa Kedukbembem, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Hadi Siswanto, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.08 WIB. Informasi pertama kali diterima pihak kepolisian dari masinis Kereta Api Argo Anjasmoro (KA 30F) yang tengah melaju dari arah barat menuju timur.

“Masinis melaporkan keretanya menabrak seorang pejalan kaki di kilometer 186+000 jalur rel. Lokasinya berada di wilayah Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu,” ujar Iptu Hadi saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung peristiwa tersebut. Korban disebut tiba-tiba berada di atas rel sesaat sebelum kereta melintas.
“Saat kejadian, korban mendadak sudah berada di jalur rel. Masinis juga tidak sempat melakukan pengereman darurat karena jarak terlalu dekat,” tambahnya.

Setelah menerima laporan, petugas Gakkum Satlantas bersama tim medis segera mendatangi lokasi. Proses evakuasi korban dilakukan dengan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat benturan keras,” tegas Iptu Hadi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian. Namun dari informasi awal, perlintasan tempat korban tertabrak bukan jalur resmi penyeberangan kereta api. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak melintas sembarangan di rel.

Kecelakaan di jalur kereta api sendiri bukan kali pertama terjadi di wilayah Lamongan. Data dari kepolisian mencatat, sejumlah insiden serupa kerap dipicu oleh kelalaian pejalan kaki maupun pengendara yang nekat menyeberang tanpa memperhatikan jadwal perjalanan kereta.

Pihak kepolisian berharap, peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengingatkan agar warga tidak melintasi rel di luar perlintasan resmi demi keselamatan bersama,” pungkas Iptu Hadi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru