PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Momentum Ramadan 1447 Hijriah membawa dampak positif bagi pelaku usaha kuliner lokal di Kabupaten Pamekasan. Salah satunya terlihat di Joglo Madangkara, rumah makan bernuansa tradisional di kawasan Kantor Perhutani, Jalan Jokotole, yang ramai dikunjungi masyarakat untuk berbuka puasa.
Sejak awal Ramadhan, jumlah pengunjung meningkat signifikan, terutama pada sore hingga menjelang waktu berbuka. Pada Senin (2/3/2026), lokasi tersebut dipadati pelanggan dari berbagai daerah di Madura, termasuk Kabupaten Sumenep.
Konsep masakan rumahan dengan harga terjangkau menjadi daya tarik utama Joglo Madangkara di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat selama bulan puasa. Pengunjung dapat memilih langsung beragam menu khas lokal yang disajikan secara sederhana namun tetap mempertahankan cita rasa tradisional.
Iswandi, pengunjung asal Desa Prenduan, Sumenep, mengaku sengaja datang bersama keluarga karena menu yang ditawarkan sesuai selera masyarakat Madura.
“Kami suka karena masakannya ala rumahan dan harganya juga ramah di kantong, jadi cocok untuk buka puasa bersama keluarga,” ujarnya.
Selain faktor harga, suasana tempat makan yang nyaman dan terbuka turut menjadi pertimbangan pengunjung. Lokasi yang strategis di pusat kota membuat Joglo Madangkara mudah dijangkau masyarakat, baik warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah.
Fenomena meningkatnya kunjungan ke tempat kuliner selama Ramadan dinilai turut mendorong perputaran ekonomi sektor usaha mikro dan kuliner daerah. Kehadiran tempat makan lokal seperti Joglo Madangkara menjadi alternatif masyarakat yang ingin berbuka puasa tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Dengan kombinasi menu tradisional, pelayanan sederhana, serta suasana kekeluargaan, Joglo Madangkara kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit masyarakat Pamekasan selama Ramadan.
“Kalau ingin buka puasa bersama keluarga atau teman dengan suasana nyaman, tempat ini memang jadi pilihan,” pungkas Iswandi.
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin


















Komentar