Pasar Murah Sawotratap Diserbu Warga, Khofifah Tegaskan Stabilitas Harga Jelang Nataru

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memadati Pasar Murah ke-286 di Desa Sawotratap, Sidoarjo, meski diguyur hujan deras. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga memadati Pasar Murah ke-286 di Desa Sawotratap, Sidoarjo, meski diguyur hujan deras. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Gedangan, ratusan warga tetap memadati Pasar Murah ke-286 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Balai Desa Sawotratap, Rabu (10/12). Antusiasme itu memperlihatkan kuatnya kebutuhan masyarakat akan akses pangan terjangkau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir langsung menegaskan bahwa program Pasar Murah akan terus diperluas hingga akhir tahun dan dilanjutkan dalam persiapan Ramadhan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai intervensi penting untuk menjaga dua isu utama: stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Pasar Murah hadir bukan hanya untuk menjaga stok, tetapi memastikan harga tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa aman menjelang Nataru, tanpa kekhawatiran lonjakan harga,” ujar Khofifah.

Di Sawotratap, beras premium dilepas dengan harga Rp14.000 per kilogram atau Rp70.000 per sak—lebih rendah dibanding harga kabupaten Rp15.000. Pemprov juga menyediakan 10 ton beras SPHP seharga Rp11.000 per kilogram, jauh lebih murah dari harga pasar Rp13.000. Stok komoditas lain pun tersedia melimpah, seperti gula pasir Rp14.000 per kilogram, Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack.

Selain menjaga stabilitas harga, pasar murah turut disisipi program intervensi gizi untuk ibu hamil dan anak-anak melalui pembagian telur gratis sebagai langkah konkret percepatan penurunan stunting di Jawa Timur.

Untuk kelompok rentan, gubernur juga membagikan beras gratis 5 kilogram kepada warga lansia berusia 60 tahun ke atas. “Kami ingin para lansia menghadapi akhir tahun dengan tenang. Ini bentuk kepedulian pemerintah agar mereka tidak lagi terbebani kebutuhan pokok,” katanya.

Khofifah menyebut kolaborasi antara Pemprov Jatim, pemerintah kabupaten/kota, BUMD, distributor, dan para mitra pangan menjadi faktor kunci keberhasilan program. Sinergi ini memastikan pasokan aman, harga terkendali, dan distribusi berjalan tanpa hambatan. “Antusiasme warga meski hujan deras menunjukkan kepercayaan publik terhadap program ini. Mereka tahu pemerintah hadir langsung untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok,” tambahnya.

Hingga Desember, Pasar Murah telah digelar 286 kali dan menjadi salah satu strategi utama Jatim dalam meredam gejolak harga akhir tahun. Pemprov juga memastikan program ini tetap berlanjut pada 2026 melalui alokasi APBD yang sudah disiapkan.

Dengan pendekatan distribusi langsung ke desa dan komunitas, pemerintah menargetkan lebih banyak warga berpenghasilan rendah mendapatkan akses pangan yang lebih merata sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga menjelang momen puncak kebutuhan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru