LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Laren mengintensifkan Patroli Blue Light pada Senin (13/7/2026) dini hari sebagai langkah preventif mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik rawan, termasuk kawasan Jembatan Laren.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 00.15 WIB itu dipimpin personel jaga Polsek Laren dengan fokus mencegah potensi konflik antarkelompok perguruan pencak silat, balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga tindak pidana jalanan.
Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH., melalui AIPTU Sukartono mengatakan patroli Blue Light merupakan upaya preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, terutama pada jam-jam rawan.
“Patroli Blue Light kami laksanakan secara rutin untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, terutama di lokasi yang dinilai rawan terjadi pelanggaran maupun tindak kriminal,” kata AIPTU Sukartono.
Ia menjelaskan, personel juga melakukan pemantauan terhadap lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para pemuda maupun kelompok perguruan pencak silat guna mencegah terjadinya gesekan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengedepankan langkah pencegahan dengan meningkatkan kehadiran anggota di lapangan agar potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, patroli juga difokuskan untuk menekan aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang kerap dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kenyamanan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Selain itu, kami juga mengantisipasi tindak pidana seperti perampasan barang maupun kejahatan jalanan lainnya sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman,” tambahnya.
Patroli dilaksanakan oleh AIPTU Sukartono bersama BRIPDA Mirza dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Laren.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar