Patroli di Keduyung, Polsek Laren Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran di Lamongan

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat melaksanakan patroli dialogis dan Harkamtibmas bersama warga Desa Keduyung, Rabu (9/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas saat melaksanakan patroli dialogis dan Harkamtibmas bersama warga Desa Keduyung, Rabu (9/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Memasuki musim kemarau, kepolisian mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Imbauan tersebut disampaikan petugas saat melaksanakan patroli dialogis dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Desa Keduyung, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.05 WIB hingga selesai itu menyasar warga masyarakat Desa Keduyung. Petugas memberikan sosialisasi sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan terkait pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Wahyudin bersama Bripda Tomi mengajak warga tidak hanya mengandalkan aparat dalam menjaga keamanan. Masyarakat dinilai memiliki peran penting untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Aiptu Wahyudin mengatakan, patroli dialogis dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat Desa Keduyung agar lebih aktif dan bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujar Wahyudin.

Menurutnya, kondisi musim kemarau juga perlu menjadi perhatian masyarakat. Aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api, khususnya pembakaran sampah maupun pembukaan lahan, harus dilakukan dengan kewaspadaan tinggi karena dapat memicu kebakaran.

Wahyudin menegaskan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan selama musim kemarau. Api yang awalnya digunakan untuk membakar sampah dapat berpotensi meluas apabila tidak dikendalikan, terlebih dalam kondisi lingkungan yang kering.

“Kami mengimbau warga agar tidak membakar sampah karena saat musim kemarau kondisi lingkungan lebih rawan terjadi kebakaran,” tegasnya.

Selain pembakaran sampah, petugas juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan atau pekarangan di kawasan hutan dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran.

“Jangan membuka lahan atau pekarangan di hutan dengan cara membakar. Kami meminta masyarakat menghindari kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” terangnya.

Patroli dialogis tersebut juga menjadi sarana bagi petugas untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Warga diharapkan dapat saling mengingatkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan maupun menimbulkan bahaya kebakaran.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kamtibmas, terutama saat musim kemarau yang membuat potensi kebakaran menjadi perhatian bersama. Karena itu, kepolisian mendorong warga untuk tidak bersikap pasif dan ikut menjaga lingkungan secara bersama-sama.

“Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan mencegah hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan maupun kebakaran,” tutup Wahyudin.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Berita Terbaru