Patroli Karhutla Polsek Laren, Petani Tebu di Lamongan Diingatkan Tak Bakar Hutan

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Laren saat patroli antisipasi Karhutla di area PHBM Desa Gampangsejati, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Laren saat patroli antisipasi Karhutla di area PHBM Desa Gampangsejati, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Laren melaksanakan patroli untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya, Senin (24/8/2026). Patroli dilakukan di area Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan petugas Polsek Laren bersama Perhutani. Selain melakukan patroli, petugas memberikan edukasi dan pesan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para penggarap atau petani tebu.

Dalam kegiatan itu, petugas mengingatkan para petani agar tidak memperluas lahan tebu dengan cara membakar kawasan hutan di sekitar area garapan.

Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH., melalui Aipda Tri mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi Karhutla di kawasan hutan yang berada di wilayah hukum Polsek Laren.

“Patroli ini kami lakukan bersama Perhutani untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Laren,” ujar Aipda Tri.

Ia menegaskan, para penggarap lahan tebu diminta tidak menggunakan cara pembakaran untuk memperluas area garapan, khususnya di sekitar kawasan hutan.

“Kami memberikan edukasi kepada para petani tebu agar tidak memperluas lahan dengan cara membakar kawasan hutan di sekitar,” tegasnya.

Menurutnya, kawasan hutan memiliki fungsi penting bagi lingkungan sehingga keberadaannya perlu dijaga. Pepohonan yang tumbuh di kawasan hutan juga memiliki peran dalam menjaga kondisi lingkungan.

“Pepohonan di kawasan hutan juga diperlukan untuk mencegah banjir dan tanah longsor, sehingga keberadaannya perlu tetap dijaga,” tambahnya.

Aipda Tri menjelaskan, kegiatan patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan kawasan, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar hutan.

“Kami mengajak para penggarap untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan tidak melakukan pembakaran,” jelasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru