LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung terus memperkuat peran kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan melalui Patroli Polisi Penggerak Desa di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini menyasar langsung area persawahan warga yang masuk dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Sabtu (27/12/2025).
Patroli dilaksanakan sekitar pukul 10.15 WIB di Dusun Soko, Desa Soko. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aiptu Sukardi bersama jajaran Polsek Tikung sebagai bagian dari pengawalan program nasional swasembada pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Dalam patroli dialogis itu, petugas berdiskusi langsung dengan para petani setempat untuk memantau perkembangan tanaman padi sekaligus menyerap aspirasi di lapangan. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman padi berada pada masa tanam dan tumbuh dalam kondisi subur, menandakan proses budidaya berjalan sesuai harapan.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH, melalui Aipda M. F. Rozi AR, menegaskan bahwa keterlibatan polisi dalam program P2B tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pendampingan sosial bagi masyarakat desa.
“Polisi hadir untuk memastikan program Pekarangan Pangan Bergizi berjalan optimal. Kami ingin petani merasa aman, didampingi, dan didukung agar produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujar AKP Anang Purwo Widodo melalui Aipda M. F. Rozi AR.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat desa. Dengan pendampingan rutin, potensi gangguan keamanan maupun kendala nonteknis dapat dicegah sejak dini.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli Polisi Penggerak Desa ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tikung,”tutupnya.
Lainnya:
- Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
- 230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
- Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








