Pelajar SMP Tewas Kelelep di Waduk Gempolpading, Lamongan

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat datangi TKP (ist)

Petugas saat datangi TKP (ist)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar SMP, Andik (15), warga Desa Gempolpading, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Ia ditemukan tewas tenggelam di Waduk Desa Gempolpading pada Minggu (8/12/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Pucuk, AKP Suud, melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan insiden tersebut. “Pada pukul 14.45 WIB, kami menerima laporan dari Kepala Desa Gempolpading mengenai peristiwa orang tenggelam. Kami segera menuju lokasi bersama anggota, Kanit Reskrim, petugas Puskesmas Moropelang, dan BPBD Kabupaten Lamongan,” ujar Hamzaid.

Pencarian dilakukan oleh petugas bersama warga setempat. Setelah satu jam, korban ditemukan di dasar waduk dalam kondisi meninggal dunia. Petugas kesehatan memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut keterangan saksi, Zudi (30), kejadian bermula saat tiga anak laki-laki yang tengah berenang di waduk berteriak meminta tolong karena temannya tenggelam. Zudi segera melaporkan insiden tersebut ke Pemerintah Desa Gempolpading.

Korban ditemukan mengenakan kaos lengan pendek hitam dan celana pendek hitam. Tingginya sekitar 150 cm, dengan kulit sawo matang. Pihak keluarga menolak otopsi dan telah membuat surat pernyataan.

Sebagai upaya pencegahan, Kepolisian dan Pemerintah Desa Gempolpading berencana memasang spanduk larangan berenang di waduk serta memberikan himbauan kepada masyarakat. “Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” tutup Ipda Hamzaid.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
Pelajar SMP Tewas Kelelep di Waduk Gempolpading, Lamongan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:25 WIB

Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid saat dialog dengan pelajar di Lombok Tengah, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:25 WIB