PASURUAN, RadarBangsa.co.d – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan sukses mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama 12 kali berturut-turut. Capaian prestisius kali ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, pada Jumat (28/5/2026).
Ditemui usai acara penyerahan, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas konsistensi jajarannya dalam mempertahankan predikat tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah tersebut.
“Syukur alhamdulillah, Pemkab Pasuruan berhasil mempertahankan opini WTP untuk yang ke-12 kalinya secara berturut-turut,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi tersebut.
Menurut Mas Rusdi, predikat ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia mengapresiasi komitmen penuh dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjaga tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel.
“Ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan semua pihak. Semua OPD, mulai dari pimpinan hingga staf terbawah, sangat kompak dalam melaksanakan pengelolaan keuangan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan yang terus mendukung jalannya roda pemerintahan daerah, sehingga opini WTP ini dapat kembali dipertahankan.
Lebih lanjut, Mas Rusdi menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar pencapaian administratif di atas kertas. Predikat ini merupakan cerminan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Ia berharap capaian ini dapat menjadi lecutan motivasi bagi seluruh OPD untuk terus memacu kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Semoga raihan ini menjadi pelecut semangat bagi Pemkab Pasuruan untuk terus menjalankan roda pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” imbuhnya.
Mas Rusdi menekankan bahwa Pemkab Pasuruan berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga memberikan dampak konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemanfaatan anggaran akan diprioritaskan pada sektor-sektor vital.
“Mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi daerah, semuanya harus memberikan dampak positif yang nyata bagi pembangunan dan pelayanan publik,” pungkasnya.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar