Penemuan Kerangka di Sleman Bikin Warga Bertanya-tanya

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan kerangka manusia di Dusun Rejosari (ist)

Lokasi penemuan kerangka manusia di Dusun Rejosari (ist)

SLEMAN, RadarBangsa.co.id – Warga Dusun Rejosari, Kalurahan Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah parit yang terletak di area perkebunan milik warga, Senin (26/5/2025).

Penemuan menggemparkan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tengah melintas di sekitar lokasi. Setelah dilaporkan ke pihak berwenang, Tim SAR DIY bersama kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan evakuasi dan identifikasi awal.

“Korban ditemukan di dalam sebuah parit sedalam kurang lebih dua meter. Lokasinya berada di kebun milik Mbah Atmo,” ungkap Beny, salah satu anggota SAR DIY saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian.

Menurut keterangan sementara, kerangka manusia tersebut diduga kuat merupakan warga setempat berinisial WY, kelahiran tahun 1986, berdasarkan identifikasi awal dari pihak keluarga.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, saat dikonfirmasi oleh Radarbangsa.co.id pada Selasa (27/5/2025). Ia menyebut bahwa identitas korban dikenali berdasarkan barang bukti yang ditemukan di dekat lokasi.

“Dari keterangan Bima, anak korban, dirinya mengenali sepasang sandal slop biru yang ditemukan di lokasi sebagai milik ayahnya. Selain itu, korban juga telah dinyatakan hilang sejak 1 Mei 2025 oleh pihak keluarga,” jelas AKP Salamun.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan identitas korban serta mengungkap penyebab kematian.

“Kami masih terus mendalami kasus ini, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menunggu hasil identifikasi forensik. Semua kemungkinan masih kami buka,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB