Keamanan Desa Botoputih Lamongan Diakui Provinsi Jawa Timur, Polsek Tikung Jadi Pilar Utama Kesuksesan

Selasa, 27 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(kanan) Bhabinkamtibmas Aiptu Suwawi, (tengah) Kepala Desa Botoputih Rudi Santoso, dan (kiri) Babinsa Koptu Endro menunjukkan piagam penghargaan SIJALINMAJATARU yang diterima dari Gubernur Jawa Timur. (Dok Istimewa)

(kanan) Bhabinkamtibmas Aiptu Suwawi, (tengah) Kepala Desa Botoputih Rudi Santoso, dan (kiri) Babinsa Koptu Endro menunjukkan piagam penghargaan SIJALINMAJATARU yang diterima dari Gubernur Jawa Timur. (Dok Istimewa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menerima penghargaan prestisius SIJALINMAJATARU (Sigap Jaga Lindungi Masyarakat Jawa Timur Aman, Tenteram untuk Semua) dari Gubernur Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A, dalam sebuah prosesi resmi yang digelar di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Senin (26/5/2025) pukul 10.00 WIB.

Acara ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-456, yang tahun ini mengusung semangat kolaborasi antar unsur masyarakat dalam membangun daerah yang aman, tenteram, dan berdaya saing.

SIJALINMAJATARU merupakan program tahunan tingkat Provinsi Jawa Timur yang digagas untuk mengapresiasi upaya patroli terpadu dan penguatan sistem keamanan berbasis komunitas dalam menyambut momentum akhir tahun seperti Natal dan Tahun Baru.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, yang dinilai berhasil menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan secara optimal.

Kontribusi signifikan datang dari dua aparat keamanan desa, yakni Bhabinkamtibmas Aiptu Suwawi dan Babinsa Koptu Endro, yang secara konsisten melibatkan diri dalam kegiatan pencegahan dan penanganan potensi gangguan kamtibmas.

Keduanya dinilai berhasil menciptakan lingkungan desa yang kondusif melalui pendekatan persuasif dan kolaboratif bersama perangkat desa dan masyarakat.

Kepala Desa Botoputih, Rudi Santoso, hadir secara langsung mewakili pemerintah desa dan masyarakat dalam acara tersebut, sebagai bentuk komitmen dan apresiasi atas penghargaan yang diraih.

Camat Tikung, Sujirman Sholeh, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian ini. Ia menilai bahwa keberhasilan Desa Botoputih mencerminkan sinergi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan hasil nyata dari kerja keras bersama. Kami merasa bangga karena kolaborasi yang dilakukan di lapangan mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Ini menjadi motivasi bagi seluruh desa di wilayah Tikung untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas kamtibmas,” ujarnya.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, S.H., menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa.

“Sinergi antara unsur tiga pilar desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga menjadi fondasi utama dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih Desa Botoputih bukan sekadar pencapaian akhir, melainkan titik tolak untuk memperkuat semangat kebersamaan di masa mendatang.

“Pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan langkah awal untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.

AKP Anang juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih proaktif dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan serta edukasi agar masyarakat senantiasa proaktif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar prestasi yang telah diraih dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.

“Harapan kami, prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain, khususnya di wilayah Kecamatan Tikung dan secara luas di Kabupaten Lamongan, untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru