Pengeroyokan Maut di Semarang, Upaya Mediasi Berujung Tragedi

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Pedurungan bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP kasus dugaan pengeroyokan maut di kawasan Muktiharjo Kidul, Semarang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Pedurungan bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP kasus dugaan pengeroyokan maut di kawasan Muktiharjo Kidul, Semarang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Sengketa pribadi di Pedurungan, Kota Semarang, berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang pria tewas dan satu lainnya luka-luka setelah upaya mediasi berujung pengeroyokan maut di bantaran Sungai Muktiharjo Kidul, Minggu malam (2/11/2025).

Ketegangan yang bermula dari pertengkaran dua pria, M.R. (28) dan B, di kawasan Jl. Inspeksi RW 23, Muktiharjo Kidul, berubah menjadi malam mencekam. Cekcok kecil soal urusan pribadi memancing amarah B, yang kemudian mengajak rekan-rekannya untuk mencari M.R. dan melampiaskan kemarahan secara brutal. M.R. yang sempat diingatkan oleh temannya, N.W., mencoba menghindar, namun situasi tak terkendali.

Di tengah kekacauan itu, dua pria lain, A.T. (33) dan D.H. (29), datang dengan niat menenangkan keadaan. Keduanya mencoba menjembatani perselisihan antara B dan M.R., berharap persoalan bisa diselesaikan tanpa kekerasan. Namun, langkah damai itu justru berujung petaka. Sekelompok orang yang tersulut emosi malah melampiaskan amarahnya kepada A.T. dan D.H.

Menurut keterangan saksi di lokasi, A.T. menjadi sasaran pengeroyokan dan sempat terdorong hingga tercebur ke sungai. Beberapa orang bahkan melemparkan benda ke arah korban. D.H. berhasil melarikan diri meski dalam kondisi luka-luka, sementara A.T. ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa di aliran sungai yang dangkal.

Tim Polsek Pedurungan yang dipimpin Pawas Kanit Reskrim AKP Rismanto langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Semarang serta RS Panti Wilasa Citarum untuk penanganan korban. Dari hasil pemeriksaan awal, A.T. dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka-luka serius yang dideritanya.

“Kami sudah mengamankan TKP, memeriksa saksi, dan mengumpulkan barang bukti. Saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam insiden ini,” ujar AKP Rismanto kepada wartawan. Ia menegaskan, aparat akan menindak tegas siapa pun yang terbukti menjadi bagian dari pengeroyokan tersebut.

Kasus pengeroyokan maut di Pedurungan menjadi pengingat penting akan bahaya emosi yang tak terkendali. “Kepolisian mengimbau masyarakat agar menyelesaikan masalah dengan cara damai dan tidak menempuh jalan kekerasan. Satu tindakan gegabah tak hanya merenggut nyawa, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar,”tandas Pawas Kanit Reskrim.

Penulis : Agus

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru