Penguatan Tanggul Kali Plalangan Dikebut, Pemkab Lamongan Percepat Kendali Banjir Bengawan Jero

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Kepala BBWS Bengawan Solo Gatut Bayuaji meninjau penguatan tanggul Kali Plalangan, Jumat (30/1). (Foto Dok Ho/Nu-RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Kepala BBWS Bengawan Solo Gatut Bayuaji meninjau penguatan tanggul Kali Plalangan, Jumat (30/1). (Foto Dok Ho/Nu-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mempercepat pengendalian banjir dengan melakukan penguatan tanggul di Kali Plalangan, bagian dari aliran Bengawan Jero. Langkah ini diharapkan menekan risiko jebol tanggul yang kerap terjadi setiap musim hujan serta memperlancar pembuangan air dari wilayah selatan ke utara.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Gatut Bayuaji meninjau langsung progres pekerjaan penguatan tanggul tersebut pada Jumat (30/1). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi pengendalian banjir di wilayah rawan genangan.

Selain penguatan tanggul, pekerjaan juga mencakup penataan dan penguatan aliran sungai hingga ke arah hulu sampai jembatan. Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes, Kali Plalangan selama ini menjadi salah satu titik rawan karena sistem pembuangan ke arah utara belum sepenuhnya representatif.

“Setiap tahun Kali Plalangan kerap jebol. Karena itu, revitalisasi aliran sungai hingga jembatan menjadi fokus agar arus pembuangan air dari selatan ke utara lebih lancar dan fungsi sungai dapat dimaksimalkan,” ujar Pak Yes di sela peninjauan.

Ia menjelaskan, sistem pengendalian Bengawan Jero secara keseluruhan masih dalam tahap evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi aspek teknis yang perlu diperbaiki agar pengelolaan aliran sungai lebih efektif dan berkelanjutan. Pemkab Lamongan juga mendorong sinergi dengan sistem Bengawan Solo guna menekan debit air yang masuk ke Bengawan Jero.

Kajian teknis terus dilakukan untuk mencari alternatif saluran pembuangan air, sehingga potensi banjir dapat ditekan dan ketahanan wilayah terhadap genangan meningkat. Hasil evaluasi dan penanganan ini rencananya akan dilaporkan ke pemerintah pusat sebagai dasar dukungan program dan penguatan kebijakan nasional.

Selain upaya teknis, Pak Yes menekankan pentingnya peran masyarakat menjaga kebersihan sungai, terutama mencegah penumpukan sampah dan eceng gondok yang menghambat aliran air. “Pengendalian banjir tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi juga kesadaran bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru