SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Perahu Layar Motor (PLM) Sumber Rejeki 2 mengalami kecelakaan laut (Laka laut) di perairan antara pulau Giliyang dan Desa Lapa laok Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Selasa (14/07/2020).
AKP Widiarti Setioningtyas, SH. Kasubbag Humas Polres Sumenep menyampaikan, pada hari Senin tanggal 13 Juli 2020 sekira pukul 03.30 Wib (Shubuh) PLM. Sumber rejeki 2 berangkat dari pelabuhan Gersik putih, dan pada saat berada di perairan antara dungkek dengan pulau Giliyang sekira pukul 10.00 Wib perahu tersebut mengalami trouble Alkon macet.
“Sekitar pukul 11.00 Wib Kapal tersebut dibantu nelayan jaring yang sedang beraktivitas dilaut, dan evakuasi dilakukan oleh perahu taxi dan perahu nelayan yang beraktivitas di perairan tersebut,” terangnya.
Adapun identitas perahu taxi dan nelayan yang membantu evakuasi PLM. Sumber rejeki 2 untuk ditarik ke pinggir karang dangkal pantai Desa Lapa laok Kecamatan Dungkek adalah, KM. makmur, Nahkoda Jamal Desa Bancamara Giliyang. Dan kapal tradisinal juru Mudi Suratna, Desa lapa laok, dan juru mudi Buhari, Desa Lapa laok, dan kapal tradisional ke 3 dengan juru mudi H. Gasim Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek.
“Untuk PLM. Sumber rejeki 2 saat ini sudah berada di pinggir karang dangkal dekat pantai Desa Lapa laok Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep dengan koordinat S6°58’53.3028″ dan E 114°8’5.1108”, ungkap AKP Widiarti.
Adapun awak kapal PLM. Sumber rejeki 2 yang selamat dan tidak ada korban jiwa sebagai berikut; Hosni, 50 tahun, Nahkoda, Desa Sasi’il Kecamatan Sapeken, saat ini pulang kerumah istrinya di Desa Poteran Kecamatan Talango. Dan Samsul, 35 tahun, ABK, Desa Sasi’il Kecamatan Sapeken, sementara nginap di rumah warga yang menyelamatkan bernama HARI di Desa Dungkek. Dan Mohammad, 60 tahun, ABK, Desa Pagerungan Kecil Kecamatan Sapeken, sementara ikut nahkoda Hosni.
“Sedangkan 3 (tiga) penumpang pekerja tower, identitasnya belum diketahui, karena dijemput rekannya langsung pulang ke Surabaya,” jelasnya.
Adapun muatan PLM. Sumber Rejeki 2 yaitu ; Genteng sebanyak 4000 buah, Batubata sebanyak 4000 buah, Sepeda pancal sebanyak 33 unit berhasil diselamatian, Kabel gulungan tower sebanyak 1 roll, Lemari sebanyak 2 unit, Rak TV sebanyak 1 unit, Accu Tower sebanyak 3 unit, Katrol derek sebanyak 1 unit.
(ONG)








