Pertandingan Sengit Derbi Jatim, Persela Lamongan vs Deltras Sidoarjo 2-1

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Persela Lamongan bertanding dramatis atas Deltras FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (11/11/2025) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemain Persela Lamongan bertanding dramatis atas Deltras FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (11/11/2025) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Persela Lamongan mencatat kemenangan penting dalam lanjutan pekan ke-10 Championship 2025/2026. Dalam laga yang sarat tensi di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (11/11/2025) malam, Laskar Joko Tingkir berhasil mencuri tiga poin dari tuan rumah Deltras FC dengan skor tipis 2-1.

Pertandingan ini berlangsung dalam atmosfer panas khas derbi Jawa Timur. Sejak peluit awal, kedua tim tampil terbuka dan agresif. Persela langsung menekan melalui kecepatan lini sayapnya, sementara Deltras mencoba membalas dengan serangan balik cepat. Peluang pertama tercipta di menit kedelapan saat Affani Ubaidillah melepaskan tembakan spekulatif dari luar kotak penalti. Bola melayang tipis di atas mistar, membuat suporter Persela yang hadir menahan napas.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-27. Melalui situasi bola mati, gelandang asal Argentina, Jonathan Bustos, mengirimkan umpan melengkung sempurna dari tendangan bebas. Striker jangkung Daniel Goncalves menanduk bola dengan presisi, menaklukkan kiper Panggih Prio. Persela unggul 1-0, dan para pemain langsung berselebrasi di depan bangku cadangan.

Tertinggal, Deltras meningkatkan intensitas permainan. Upaya mereka berbuah hasil pada menit ke-35 ketika kemelut di depan gawang Persela dimanfaatkan oleh Rian Lopes. Bola muntah hasil sapuan tidak sempurna disambar Lopes, dan tembakannya tak mampu ditepis kiper Mariyo Londok. Skor imbang 1-1 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, tensi laga meningkat tajam. Kedua tim bergantian menciptakan peluang. Deltras sempat membuat penonton tuan rumah bersorak pada menit ke-64 lewat tembakan jarak jauh spektakuler Wisal El Burji. Namun, sorakan berubah menjadi kekecewaan setelah wasit menganulir gol itu karena pelanggaran terjadi sebelum bola dilepaskan.

Persela tetap tenang dan disiplin. Pergantian pemain di pertengahan babak kedua menjadi titik balik. Muhammad Sadewa yang baru dimasukkan tampil tajam di lini depan. Pada menit ke-80, ia menerima umpan terobosan di sisi kiri, menusuk ke dalam kotak penalti, dan melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Panggih Prio. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Persela.

Drama belum berhenti di situ. Wasit memberi tambahan waktu hingga 15 menit karena banyaknya insiden dan pemeriksaan VAR. Pada menit ke-90+1, Persela harus kehilangan satu pemain setelah bek senior Hasim Kipuw menerima kartu merah langsung usai pelanggaran keras.

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Persela menunjukkan pertahanan kokoh. Mariyo Londok tampil gemilang di bawah mistar, menggagalkan sejumlah peluang emas Deltras di menit-menit akhir. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tak berubah, memastikan kemenangan krusial bagi tim tamu.

Kemenangan ini bukan hanya memperpanjang tren positif Persela, tetapi juga menjadi ajang balas dendam setelah pada putaran pertama mereka kalah dari Deltras di Stadion Surajaya Lamongan. Tambahan tiga poin membuat Persela merangsek ke puncak klasemen sementara Grup 2 dengan 20 poin, unggul head-to-head atas PSS Sleman yang memiliki poin sama.

Pelatih Persela, Choirul Anwar, memuji mental bertanding anak asuhnya yang tetap fokus meski bermain di bawah tekanan dan kehilangan satu pemain. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja keras seluruh tim dan dukungan luar biasa dari suporter.

“Kami datang dengan tekad untuk membalas kekalahan di kandang sendiri, dan malam ini para pemain membuktikannya di lapangan,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru