BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci pemerataan ekonomi di daerah. Hal itu disampaikan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat menghadiri Grand Launching PT Tri Waroko Utama di Desa Sembilangan Barat, Kecamatan Sembilangan, Rabu (03/12).
Menurut Bupati, hadirnya perusahaan baru ini tidak hanya menambah kapasitas industri lokal, tetapi juga diharapkan memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Ia menilai aktivitas ekonomi yang tumbuh dari sektor usaha baru akan menjadi pengungkit bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Hadirnya perusahaan seperti ini perlu diikuti komitmen bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kita membutuhkan dukungan pelaku usaha dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Lukman menekankan bahwa ekosistem ekonomi yang sehat lahir dari sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang konsisten, kata dia, Bangkalan dapat mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah. Ia juga berharap kehadiran PT Tri Waroko Utama dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut menggerakkan ekonomi lokal.
Bupati turut mendorong perusahaan agar memprioritaskan pemberdayaan masyarakat sekitar, baik melalui serapan tenaga kerja lokal maupun program tanggung jawab sosial yang relevan dengan kebutuhan desa. Menurutnya, dampak keberadaan industri harus dirasakan langsung oleh warga.
“Kami ingin investasi yang masuk tidak hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga mengangkat potensi masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap, peresmian PT Tri Waroko Utama dapat menjadi pemicu tumbuhnya industri baru di Bangkalan sehingga mampu memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Lainnya:
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
- Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








