Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Permudah Izin Bangunan Ponpes

Selasa, 4 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Banyuwangi bersama Kementerian PUPR mencanangkan program Pesantren Aman yang memfasilitasi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bagi pondok pesantren di Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemkab Banyuwangi bersama Kementerian PUPR mencanangkan program Pesantren Aman yang memfasilitasi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bagi pondok pesantren di Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memastikan seluruh pondok pesantren (ponpes) di daerahnya memiliki bangunan yang aman dan layak huni. Melalui program Pesantren Aman, Pemkab bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan pendampingan penuh dalam pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bagi pengelola pesantren.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pencanangan Pesantren Aman yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan saat kick-off Hari Santri Nasional pada 20 Oktober 2025 lalu. Program tersebut menjadi komitmen daerah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lingkungan belajar para santri.

“Pemerintah ikut berkewajiban memastikan lingkungan belajar santri aman dan layak. Karena itu, kami terus mendorong setiap pesantren memiliki izin dan sertifikat bangunan sesuai standar,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (3/11/2025).

Menurut Ipuk, banyak pondok pesantren di Banyuwangi yang berkembang secara mandiri dan swadaya. Hal itu membuat aspek keamanan bangunan kerap terabaikan. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan seluruh fasilitas, termasuk asrama dan ruang belajar, memenuhi syarat teknis bangunan yang aman dari risiko bencana maupun bahaya struktural.

“Pemkab siap memfasilitasi pengurusan PBG dan SLF. Dinas terkait akan membantu prosesnya agar para pengurus ponpes tidak kesulitan. Silakan berkonsultasi dengan Dinas PU CKPP atau datang langsung ke Mall Pelayanan Publik,” tambah Ipuk.

Sebelumnya, kegiatan sosialisasi Pesantren Aman telah diikuti 70 pengurus ponpes se-Banyuwangi. Sosialisasi tersebut dipimpin Asisten Administrasi dan Pembangunan Choiril Ustadi serta menghadirkan perwakilan dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan camat se-Banyuwangi.

Plt Kepala Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (CKPP) Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, menjelaskan bahwa PBG adalah dokumen resmi yang wajib dimiliki sebelum pembangunan dimulai, sedangkan SLF menjadi bukti bahwa gedung telah memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.

“Kedua dokumen ini saling melengkapi dan penting untuk menjamin keamanan serta legalitas bangunan. Kami membuka ruang konsultasi bagi pesantren yang ingin memeriksa kelayakan gedung maupun mengurus PBG dan SLF-nya,” jelas Suyanto yang akrab disapa Yayan.

Ia menambahkan, Dinas PU CKPP siap memberikan pendampingan teknis penuh mulai dari pemeriksaan desain, verifikasi struktur bangunan, hingga penerbitan izin resmi.

“Masyarakat dan pengelola pesantren bisa datang langsung ke kantor kami atau ke Mall Pelayanan Publik. Kami siap membantu kapan pun. Ini adalah tanggung jawab bersama agar santri bisa belajar dengan aman dan orang tua merasa tenang,” tutur Yayan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru