Perkins International Perkuat Pendidikan Inklusif di Banyuwangi Lewat Pelatihan Fisioterapi

Selasa, 4 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berbincang dengan Direktur Program Perkins Asia Pasifik Ami Tango Limketkai di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Senin (2/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berbincang dengan Direktur Program Perkins Asia Pasifik Ami Tango Limketkai di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Senin (2/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Upaya Banyuwangi menjadi kabupaten inklusif mendapat dukungan dunia. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Perkins International, organisasi pendidikan global asal Boston, Amerika Serikat, kembali memperkuat layanan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kali ini, Perkins akan menggelar pelatihan fisioterapi bagi guru dan orang tua anak dengan hambatan fisik.

Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 November 2025 dan menghadirkan langsung seorang doktor fisioterapi dari India sebagai narasumber utama. Kegiatan ini diharapkan mampu membekali guru dan orang tua dengan kemampuan dasar terapi fisik untuk membantu anak-anak mencapai potensi terbaik mereka.

“Banyuwangi ini spesial karena masyarakat dan pemimpinnya punya pola pikir yang inklusif. Kolaborasi lintas sektor di sini berjalan sangat baik sehingga anak-anak disabilitas mendapat layanan optimal,” ujar Direktur Program Perkins Asia Pasifik, Ami Tango Limketkai, usai bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (2/11/2025).

Ami hadir bersama tim Perkins lainnya, di antaranya Program Manager Paige Klotzman, Educational Specialist Chenmin Perera, dan sejumlah tenaga ahli pendidikan dari Asia Pasifik.

Menurut Ami, pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung tentang cara melakukan fisioterapi dasar bagi anak dengan hambatan fisik.

“Jika orang tua memahami teknik dasar ini, mereka bisa melakukan perawatan sederhana di rumah agar kondisi anak tidak memburuk. Anak dengan hambatan fisik kerap mengalami kekakuan otot bila terapi tidak rutin dilakukan, dan itu akan memengaruhi kemampuan gerak mereka,” jelas Ami.

Dukungan Perkins kepada Banyuwangi bukan kali pertama. Selama beberapa tahun terakhir, organisasi tersebut telah aktif memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru Sekolah Luar Biasa (SLB) serta komunitas orang tua penyandang disabilitas di daerah itu.

Melalui program Sekolah Model, sekitar 170 guru SLB di Banyuwangi telah menerima pelatihan komprehensif, mulai dari strategi mengajar anak autis, manajemen kelas, bahasa isyarat, hingga penanganan fisioterapi dasar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik kolaborasi berkelanjutan dengan Perkins International. Ia menyebut program tersebut memperkuat komitmen daerah dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang merata dan berkualitas.

“Kami berterima kasih kepada Perkins yang terus mendampingi kami. Pelatihan seperti ini penting untuk meningkatkan kapasitas guru dan orang tua agar anak-anak disabilitas mendapatkan layanan terbaik,” ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, kerja sama ini melengkapi berbagai program pro-disabilitas Pemkab Banyuwangi, seperti peningkatan akses pendidikan inklusif, penyediaan sarana ramah disabilitas, hingga pelatihan guru reguler agar mampu menangani siswa dengan kebutuhan khusus.

“Kami ingin semua anak, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berprestasi,” tegas Ipuk.

Dengan dukungan internasional seperti dari Perkins, Banyuwangi semakin menegaskan posisinya sebagai pelopor pendidikan inklusif di Indonesia, sekaligus contoh nyata kolaborasi global yang berdampak langsung pada kualitas hidup anak-anak disabilitas.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru