PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pelalawan H. Zukri memperjuangkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi jenjang SMP hingga SMA dengan menyiapkan lahan puluhan hektare di Jalan Lintas Timur. Sekolah tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pelalawan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Kesiapan tersebut disampaikan Zukri saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Rabu awal November.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pelalawan, Faisal, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyatakan kesiapannya mendukung program tersebut, termasuk menyediakan lahan untuk pembangunan kawasan sekolah.
Lokasi yang dipersiapkan berada di Jalan Lintas Timur. Kawasan ini dinilai strategis karena memiliki akses yang relatif mudah dari ibu kota kabupaten maupun berbagai kecamatan di Pelalawan.
Zukri berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan pembangunan sekolah tersebut. Pemkab Pelalawan, kata dia, siap memenuhi persyaratan yang dibutuhkan agar proses pembangunan bisa berlanjut.
“Kami berharap pembangunan sekolah ini dapat segera terwujud di Kabupaten Pelalawan. Pemerintah daerah siap memenuhi berbagai persyaratan dan melengkapi hal-hal yang masih diperlukan agar prosesnya dapat berjalan lebih cepat,” harap Zukri.
Terkait status lahan, Zukri menjelaskan bahwa kawasan puluhan hektare yang dipersiapkan merupakan aset negara yang sebelumnya dikelola Pertamina. Karena itu, Pemkab Pelalawan telah mengupayakan proses administrasi melalui Kementerian Keuangan agar aset tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan.
Selain persoalan lahan, Zukri juga meminta penjelasan mengenai kapasitas penerimaan siswa untuk jenjang SMP dan SMA, kebutuhan ruang belajar, serta dukungan sekolah dasar di sekitar lokasi pembangunan.
Informasi tersebut diperlukan untuk memetakan potensi peserta didik sekaligus menghitung kebutuhan fasilitas pendukung sebelum pembangunan direalisasikan.
Sekolah Nasional Terintegrasi sendiri merupakan program pemerintah untuk memperluas pemerataan pendidikan berkualitas melalui penggabungan jenjang SMP hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, sekolah ini akan menerapkan sistem pembelajaran STEAMS yang mencakup Sains, Teknologi, Teknik, Seni, Matematika, dan Olahraga. Program tersebut juga mengedepankan pengembangan keterampilan hidup, fasilitas pembelajaran modern, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Pemerintah pusat menargetkan penyediaan ratusan layanan Sekolah Nasional Terintegrasi secara bertahap hingga beberapa tahun mendatang.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Riau menyampaikan bahwa seluruh kabupaten dan kota di Riau telah menyatakan kesiapan mendukung program tersebut. Koordinasi terkait kesiapan lahan dan administrasi juga terus dilakukan.
Audiensi Bupati Pelalawan tersebut merupakan tindak lanjut surat Kepala BPMP Provinsi Riau mengenai permohonan audiensi kepala daerah se-Provinsi Riau.
Pemkab Pelalawan berharap kesiapan lahan dan dukungan pemerintah daerah dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan sekolah tersebut.
Jika terwujud, Sekolah Nasional Terintegrasi di Pelalawan diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Pangkalan Kerinci, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi dari kecamatan lain untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas.
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin


















Komentar