Pj Gubernur Adhy dan Wapres Gibran Tinjau Benteng Van den Bosch di Ngawi, Dorong Pelestarian Jadi Destinasi Wisata Unggulan Jatim

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan ke situs bersejarah Benteng Van den Bosch di Kabupaten Ngawi  (IST)

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan ke situs bersejarah Benteng Van den Bosch di Kabupaten Ngawi (IST)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan ke situs bersejarah Benteng Van den Bosch di Kabupaten Ngawi pada Minggu (03/11). Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk melihat kondisi benteng yang bersejarah, tetapi juga untuk memberikan bantuan kepada warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Pj. Gubernur Adhy dan Wapres Gibran membagikan sembako, susu, dan alat tulis kepada warga serta pengunjung yang berada di lokasi. Momen hangat tersebut diselingi dengan sesi swafoto, di mana Adhy melayani permintaan warga untuk berfoto bersamanya. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan terasa kuat di antara para pejabat dan masyarakat.

Usai menyapa warga, Pj. Gubernur Adhy melanjutkan kunjungannya ke gedung utama benteng, lalu menuju area penjara dan barak prajurit. Benteng Van den Bosch, yang juga dikenal dengan nama Benteng Pendem, merupakan saksi bisu kekuasaan pemerintah kolonial Hindia Belanda di Jawa Timur. Dalam penjelasannya, Adhy menyampaikan bahwa benteng ini memiliki nilai sejarah yang penting dan berperan besar dalam sejarah perjalanan bangsa.

“Pembangunan dan pengembangan situs bersejarah seperti ini penting untuk dioptimalkan. Saya berharap Benteng Van den Bosch dapat menjadi pusat sejarah di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Ngawi,” ungkap Adhy.

Lebih lanjut, Adhy menekankan bahwa benteng yang telah berusia ratusan tahun ini memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Dengan arsitektur kolonial yang menarik dan nilai sejarah yang mendalam, benteng ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai wisata edukasi bagi masyarakat.

“Benteng ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Saya berharap agar Benteng Van den Bosch ini dapat dikelola dengan baik sehingga dapat menjadi destinasi wisata yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat Ngawi,” katanya.

Pj. Gubernur Adhy juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama ini memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian dan pengembangan bangunan bersejarah. Dia berjanji akan terus mendorong dan berkontribusi dalam menjaga warisan budaya bangsa. Salah satu langkah yang diambil adalah merevitalisasi bangunan-bangunan bersejarah yang terbengkalai.

“Pemerintah menaruh perhatian khusus bagi bangunan sejarah. Jika dikembangkan, ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi bagi masyarakat dan mendatangkan keuntungan ekonomi bagi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata lokal. Ia mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi wisata sejarah, khususnya di Kabupaten Ngawi.

“Kunjungan hari ini merupakan komitmen kami dalam mendorong pelestarian dan pengembangan potensi wisata sejarah. Jika dikelola dengan baik, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Dengan harapan yang tinggi terhadap pengembangan Benteng Van den Bosch, baik Pj. Gubernur Adhy Karyono maupun Wapres Gibran Rakabuming Raka optimis bahwa situs bersejarah ini dapat menjadi salah satu daya tarik wisata yang tidak hanya memperkenalkan sejarah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru