Pokdarwis Krabat Kranggan Temui DPRD Semarang, Dorong Wisata Pecinan

Rabu, 11 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi dan bukber Pokdarwis Krabat Kranggan bersama anggota DPRD Semarang Michael di Happy Resto Kampung Kali, Selasa (10/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Silaturahmi dan bukber Pokdarwis Krabat Kranggan bersama anggota DPRD Semarang Michael di Happy Resto Kampung Kali, Selasa (10/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Krabat Kranggan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan anggota DPRD Kota Semarang Komisi D, Michael, S.Kom., Selasa (10/3/2026). Pertemuan berlangsung di Happy Resto Kampung Kali, Kota Semarang, mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari.

Agenda tersebut menjadi ruang dialog antara penggerak wisata lokal dengan legislator untuk membahas pengembangan potensi pariwisata di kawasan Kranggan Pecinan. Pokdarwis menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari penguatan identitas wisata budaya hingga dukungan kebijakan untuk mengembangkan destinasi di wilayah tersebut.

Dalam diskusi yang berlangsung santai namun produktif itu, Pokdarwis memaparkan rencana pengembangan wisata berbasis budaya di kawasan Kranggan. Salah satu yang disoroti adalah tradisi Apitan, ritual budaya yang telah berlangsung puluhan tahun di wilayah Kranggan Dalam.

Tradisi tersebut rencananya akan dipromosikan lebih luas sebagai daya tarik wisata budaya di kawasan Pecinan Semarang. Selain itu, Pokdarwis juga mengusulkan pengembangan Kampung Kulit Lumpia sebagai destinasi wisata kuliner dan budaya yang dapat memperkuat identitas kawasan.

Ketua Pokdarwis Krabat Kranggan, Hengky, berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi berbagai rencana pengembangan wisata tersebut.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah kota maupun DPRD agar potensi wisata di Kranggan bisa berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Michael menyatakan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat dalam mengembangkan wisata lokal. Ia menilai kawasan Kranggan memiliki potensi budaya yang kuat untuk menjadi bagian dari penguatan wisata Kota Semarang.

“Kami menyambut baik gagasan dari Pokdarwis. Aspirasi ini akan kami dorong agar bisa mendapat perhatian dalam pengembangan pariwisata kota,” kata Michael.

Pertemuan ini juga dihadiri mahasiswa dari UIN Walisongo dan Universitas Diponegoro (Undip). Sejumlah mahasiswa Undip diketahui sedang melakukan penelitian terapan di Desa Wisata (Deswita) Krabat sebagai bagian dari program akademik.

Kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan Kranggan sebagai destinasi wisata budaya yang berkelanjutan di Kota Semarang.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru