Polda Kalbar Evaluasi Aturan Kendaraan Berat, Jalur Desa Kapur–Tanjung Raya II Dipetakan Ulang

Jumat, 20 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat evaluasi operasional kendaraan berat oleh Polda Kalbar di Pontianak, Jumat (20/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rapat evaluasi operasional kendaraan berat oleh Polda Kalbar di Pontianak, Jumat (20/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PONTIANAK, RadarBangsa.co.id – Polda Kalimantan Barat melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) menggelar evaluasi menyeluruh terhadap aturan operasional kendaraan roda enam ke atas di jalur strategis, Jumat (20/2/2026). Fokus pembahasan mengerucut pada efektivitas regulasi daerah dan dampaknya terhadap kelancaran logistik serta keselamatan pengguna jalan di koridor Desa Kapur–Tanjung Raya II.

Rapat berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar dengan melibatkan lintas sektoral, mulai dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dishub Kota Pontianak dan Kubu Raya, hingga asosiasi angkutan seperti Organda dan Aptrindo.

Evaluasi ini membedah implementasi Perwali Pontianak No. 48 Tahun 2016, Perbup Kubu Raya No. 50 Tahun 2019, serta SE Gubernur Kalbar No. 551/3122/DISHUB/2022 yang mengatur pembatasan jam operasional dan rute kendaraan berat. Ketiga regulasi tersebut dinilai perlu sinkronisasi ulang dengan kondisi riil di lapangan, terutama meningkatnya volume distribusi barang pascapemulihan ekonomi.

Dirlantas Polda Kalbar Kombes Pol Valen Asmoro menegaskan, ruas Desa Kapur–Tanjung Raya II merupakan urat nadi distribusi logistik yang kerap mengalami kepadatan dan potensi kecelakaan lalu lintas. “Kami melakukan peninjauan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk menekan pelanggaran angkutan barang serta memastikan kepatuhan terhadap jam operasional dan rute yang ditetapkan,” ujarnya.

Data Ditlantas menunjukkan pelanggaran kendaraan berat masih didominasi ketidakpatuhan jam melintas dan muatan berlebih. Kondisi ini berdampak pada kerusakan jalan, perlambatan arus lalu lintas, hingga risiko kecelakaan bagi pengendara roda dua dan roda empat.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menambahkan, pendekatan yang diambil mengedepankan langkah preventif dan edukatif, namun tetap disertai penegakan hukum tegas bagi pelanggaran yang membahayakan keselamatan publik. “Sinergi lintas sektoral ini bagian dari komitmen menjaga Kamseltibcarlantas dan mendukung mobilitas ekonomi tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Polda Kalbar mengimbau pengusaha dan pengemudi angkutan barang mematuhi regulasi yang berlaku. Evaluasi ini diharapkan melahirkan skema rekayasa lalu lintas yang adaptif, sehingga distribusi logistik tetap berjalan lancar dan keselamatan pengguna jalan di Kalimantan Barat terjamin.

Penulis : Dedy

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru