LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan melibatkan Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) dan Tim Seksi Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur untuk mendalami penyebab kebakaran yang melanda Pasar Agrobis Babat. Olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan dilakukan pada Kamis (16/7/2026) sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu difokuskan pada pemeriksaan menyeluruh di lokasi kebakaran yang terjadi pada Minggu malam (12/7/2026). Tim gabungan mengumpulkan barang bukti dan menelusuri berbagai petunjuk guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sejumlah stan di pasar tersebut.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan pelaksanaan olah TKP lanjutan itu. Menurutnya, penyidik Satreskrim Polres Lamongan bekerja bersama Tim Seksi Identifikasi Ditreskrimum Polda Jawa Timur serta Tim Bidlabfor Polda Jawa Timur untuk memperkuat proses penyelidikan.
“Benar, siang ini penyidik kami dari Satreskrim Polres Lamongan bersama Tim Seksi Identifikasi Ditreskrimum Polda Jatim dan Tim Bidlabfor Polda Jatim telah melaksanakan kegiatan olah TKP lanjutan terkait kebakaran di Pasar Agrobis Babat sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata Hamzaid.
Pemeriksaan di lokasi dilakukan secara detail agar setiap temuan dapat menjadi bahan analisis penyidik dan tim ahli. Hasil olah TKP akan dipadukan dengan barang bukti yang berhasil dikumpulkan untuk memastikan penyebab kebakaran secara ilmiah.
Hamzaid menjelaskan, hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung. Karena itu, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran yang mengakibatkan sejumlah stan di Pasar Agrobis Babat terbakar.
“Untuk perkembangan penanganan kejadian ini akan kami sampaikan lebih lanjut setelah proses penyelidikan dan pemeriksaan selesai dilakukan,” pungkasnya.
Polres Lamongan memastikan seluruh tahapan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim forensik guna memperoleh hasil pemeriksaan yang akurat sebelum menyampaikan perkembangan resmi kepada publik.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar