Polres Lamongan Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Bencana Sumatra

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan masyarakat Lamongan melaksanakan Shalat Ghaib dan doa bersama untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas dan masyarakat Lamongan melaksanakan Shalat Ghaib dan doa bersama untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Rasa duka dan kepedulian memenuhi Masjid Al Busrah Polres Lamongan pada Jumat siang (5/12) ketika ratusan jamaah melaksanakan Shalat Ghaib dan doa bersama untuk para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kegiatan ini menjadi bentuk solidaritas nyata aparat kepolisian dan masyarakat Lamongan terhadap sesama warga bangsa yang sedang menghadapi ujian berat.

Setelah salat Jumat, jamaah memadati area masjid untuk menunaikan Shalat Ghaib dengan penuh kekhusyukan. Mereka memanjatkan doa agar para korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi keteguhan hati. Suasana haru tampak menyelimuti rangkaian ibadah tersebut.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Ini adalah cara kami menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Saat saudara-saudara kita ditimpa musibah, kami berdiri bersama mereka dalam doa dan harapan,” ujarnya.

Beberapa jamaah yang hadir juga menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat rasa kebersamaan. “Bencana di Sumatra adalah duka kita bersama. Melalui doa ini, kami ingin mengirimkan energi positif untuk mereka,” kata salah satu warga yang turut hadir.

Polres Lamongan berharap kegiatan serupa bisa terus menumbuhkan semangat persatuan, terutama ketika bangsa menghadapi musibah. “Semoga masyarakat terdampak diberikan kekuatan, dan daerah bencana dapat pulih secepatnya,” tambah Hamzaid.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru