Polres Lamongan Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Siapkan 120 Ton Beras untuk Warga

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menyerahkan paket beras kepada warga saat peluncuran Gerakan Pangan Murah Polri di halaman Mapolres Lamongan, Kamis (14/8/2025), disaksikan jajaran Forkopimda dan perwakilan Bulog. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menyerahkan paket beras kepada warga saat peluncuran Gerakan Pangan Murah Polri di halaman Mapolres Lamongan, Kamis (14/8/2025), disaksikan jajaran Forkopimda dan perwakilan Bulog. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah Polri pada Kamis (14/8/2025) di halaman Mapolres Lamongan. Program ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tengah masyarakat, sekaligus membantu warga mendapatkan bahan pokok di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kegiatan ini dihadiri Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., Wakapolres, Kepala Perum Bulog Sub Divre III Bojonegoro-Tuban-Lamongan, pejabat utama (PJU) Polres, Danramil Lamongan Kota, Sekcam Kota Lamongan, serta Kapolsek jajaran.

Usai meninjau langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di lapangan apel Mapolres, Kapolres menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan instruksi langsung Kapolri untuk mendukung program pangan nasional.

“Beras adalah kebutuhan pokok yang sangat vital. Karena itu, kami bersama pemerintah daerah, TNI, dan Bulog berkomitmen menjalankan program ini. Kegiatan sudah dimulai sejak 7 Agustus,” kata AKBP Agus.

Ia menambahkan, program ini akan terus berjalan hingga akhir tahun. “Tanggal 7 Agustus kami sudah menyalurkan 27 ton, lalu 30 ton, kemudian mengajukan lagi 60 ton. Hari ini tersedia 4 ton, sehingga total sekitar 120 ton. Harapannya benar-benar bisa meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya berlangsung di Lamongan, tetapi juga digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Setelah penyaluran beras, Polres Lamongan mengikuti zoom meeting nasional sebagai penanda dimulainya program ini secara resmi di tingkat pusat.

Beras yang disalurkan merupakan beras SPHP dari Bulog, dijual dengan harga lebih terjangkau daripada pasar umum. Masyarakat tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret menjaga ketahanan pangan daerah, mengendalikan harga di pasaran, dan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan Bulog. “Kami ingin masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari program ini,” pungkas Kapolres.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru