LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Jajaran Polsek Tikung melaksanakan pengamanan kegiatan Majlis Dzikir Khatmil Qur’an dan Shalat Malam di Pondok Pesantren Assalafi Al Fitrah, Dusun Pule, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Rabu (4/3/2025) malam. Sekitar 350 jamaah menghadiri kegiatan keagamaan tersebut.
Pengamanan dilakukan sejak pukul 20.00 WIB hingga kegiatan selesai, sebagai langkah antisipatif untuk menjaga ketertiban, kelancaran arus lalu lintas, serta keamanan lingkungan sekitar pondok pesantren.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo,SH., melalui Aiptu M. Irawan menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di depan gapura masuk pondok pesantren untuk mengatur arus kendaraan jamaah yang datang dan pulang.
“Pengamanan kami fokuskan pada kelancaran lalu lintas dan memastikan kegiatan berjalan aman. Kami juga melakukan patroli serta pemantauan sebelum dan sesudah acara,” ujar Aiptu M. Irawan.
Selain Aiptu M. Irawan, pengamanan turut melibatkan Aipda Lendy, Aipda Aan, Brigadir Dwi Bai, serta dukungan dari Koramil Tikung yang diwakili Sertu Rianto. Sinergi TNI-Polri ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin panitia yang diketuai Musthofa. Sebelum acara dimulai, petugas melakukan koordinasi dengan panitia guna memastikan pengaturan jamaah, parkir kendaraan, serta jalur keluar-masuk berjalan tertib.
Menurut panitia, kegiatan Majlis Dzikir Khatmil Qur’an dan Shalat Malam rutin digelar sebagai bagian dari pembinaan spiritual masyarakat sekitar. Antusiasme jamaah yang mencapai ratusan orang dinilai sebagai indikator tingginya partisipasi warga dalam kegiatan keagamaan.
“Kami berterima kasih atas kehadiran dan pengamanan dari pihak kepolisian serta TNI. Dengan dukungan ini, jamaah merasa lebih tenang dan khusyuk dalam beribadah,” kata Musthofa.
Kehadiran sekitar 350 orang jamaah berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, mengingat area pondok berada di lingkungan permukiman desa. Oleh karena itu, pengamanan arus lalu lintas menjadi prioritas utama.
Petugas juga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk parkir liar maupun gangguan ketertiban lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan setiap kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Pengamanan kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang terus ditingkatkan, seiring dengan meningkatnya aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tikung.
Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Arus kendaraan jamaah kembali normal tanpa insiden berarti.
Polsek Tikung menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan kepada warga.
“Kami berharap kerja sama seperti ini terus terjalin, sehingga setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan tertib,” pungkas Aiptu M. Irawan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar