Kapolsek Tikung Larang Patroli Sahur Bersound System di Lamongan, Pasca tawuran Warga Panceng Gresik

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Wiodo memberikan imbauan kamtibmas pasca tawuran warga Panceng, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Wiodo memberikan imbauan kamtibmas pasca tawuran warga Panceng, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian mengambil langkah preventif pascat awuran antarwarga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, yang terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di wilayah perbatasan kedua desa.

Menindaklanjuti situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dinilai kurang kondusif, Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Wiodo, SH mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak menggelar patroli sahur menggunakan kendaraan maupun sound system selama bulan Ramadan.

Menurut AKP Anang, kebijakan tersebut merupakan langkah pencegahan guna menghindari potensi konflik lanjutan antarwarga yang dipicu aktivitas konvoi maupun kebisingan saat membangunkan sahur.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak melakukan patroli sahur menggunakan sound system. Tujuannya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama Ramadan,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat tetap diperbolehkan membangunkan sahur dengan cara yang lebih sopan dan bernuansa agamis di lingkungan masing-masing tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Polsek Tikung juga menegaskan bahwa petugas akan melakukan penertiban apabila masih ditemukan kegiatan patroli sahur menggunakan pengeras suara. Kendaraan maupun perangkat sound system yang digunakan akan diamankan sebagai bentuk tindakan preventif.

Selain itu, kepolisian membuka layanan pengaduan masyarakat melalui call center 110 maupun nomor layanan Polsek Tikung guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.

Langkah ini diharapkan mampu meredam gesekan sosial sekaligus menciptakan situasi wilayah Panceng dan sekitarnya tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadan.

“Keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama menjaga situasi tetap aman dan damai,” pungkas AKP Anang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru