Polsek Tikung Dorong Kemandirian Pangan Lewat Program P2B di Lamongan

Jumat, 10 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung saat melaksanakan patroli ke area persawahan warga di Dusun Bakalan, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, dalam rangka mendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). ( Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung saat melaksanakan patroli ke area persawahan warga di Dusun Bakalan, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, dalam rangka mendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). ( Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor Tikung terus memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Patroli Polisi Penggerak Desa Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang digelar pada Jumat (10/10/2025) di Dusun Bakalan, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya Polsek Tikung dalam mendukung program nasional menuju swasembada pangan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden. Melalui program P2B, aparat kepolisian tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Wiodo, SH., melalui Aipda Abdul Kadir Jaelani mengatakan bahwa patroli kali ini difokuskan pada wilayah pertanian warga yang tengah memasuki masa panen.
“Patroli ini bukan sekadar untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga untuk memberikan semangat kepada petani agar terus produktif dalam mengelola lahan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, petugas berdialog langsung dengan sejumlah petani yang sedang memanen kangkung. Dari hasil percakapan, diketahui harga biji kangkung saat ini mencapai Rp10.000 per kilogram. Meski sederhana, aktivitas ini dinilai mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan lokal.

Menurut Aipda Abdul Kadir, sinergi antara petani dan aparat desa menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan bahan pangan bergizi di wilayah pedesaan. “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi juga bisa menjadi penggerak di bidang pertanian, tidak hanya di aspek keamanan,” tambahnya.

Kegiatan patroli berjalan tertib dan kondusif. Selain memantau keamanan di area persawahan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar menjaga kebersihan lingkungan dan terus mengembangkan lahan produktif di sekitar rumah.

Aipda M.F. Rozi AR yang turut serta dalam kegiatan tersebut menutup dengan harapan agar gerakan P2B dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Pekarangan yang produktif adalah langkah kecil namun berdampak besar bagi ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru