Polsek Tikung Luncurkan BRUS, Gen Z Dibentengi dari Narkoba dan Nikah Dini di Lamongan

Kamis, 16 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung bersama penyuluh agama KUA saat koordinasi Program BRUS di Tikung, Kamis (16/04). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung bersama penyuluh agama KUA saat koordinasi Program BRUS di Tikung, Kamis (16/04). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tikung meluncurkan inovasi Program BRUS atau Bimbingan Remaja Usia Dini sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, dan pernikahan dini. Program ini mulai dikoordinasikan pada Kamis (16/04).

Langkah tersebut dinilai penting di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman narkoba dan persoalan sosial yang menyasar generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMP dan SMA.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H memimpin langsung koordinasi bersama penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Tikung. Program BRUS disiapkan sebagai wadah pembinaan bagi remaja agar memiliki pemahaman hukum, agama, dan sosial sejak dini.

Sasaran utama kegiatan ini adalah pelajar SLTP, SMA, serta masyarakat desa di wilayah Kecamatan Tikung. Melalui pendekatan edukatif, peserta akan diberikan pemahaman tentang bahaya narkotika, dampak pergaulan bebas, hingga risiko pernikahan usia dini terhadap masa depan anak.

Kolaborasi lintas sektor ini juga menjadi bentuk pencegahan sebelum persoalan berkembang menjadi tindak pidana atau masalah sosial yang lebih luas. Aparat kepolisian menilai pembinaan remaja tidak cukup hanya lewat penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari edukasi dan pendampingan.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo menegaskan bahwa generasi muda harus dijaga dari ancaman yang bisa merusak masa depan mereka.

“Program ini kami siapkan sebagai upaya nyata menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari narkoba, kenakalan remaja, dan pernikahan dini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan penyuluh agama Islam, Sujono dan Nur Asif, menyatakan pihaknya siap mendukung pembinaan moral dan spiritual bagi para remaja di Tikung.

Program BRUS dinilai relevan karena persoalan narkoba dan pernikahan dini masih menjadi tantangan di banyak daerah. Jika tidak dicegah, dampaknya dapat memicu putus sekolah, kemiskinan baru, hingga gangguan keamanan lingkungan.

Dengan pembinaan terstruktur, pemerintah dan aparat berharap lahir generasi muda yang sehat, produktif, dan siap menghadapi masa depan.

Kapolsek menegaskan sinergi dengan KUA akan terus diperkuat agar Program BRUS berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelajar maupun masyarakat desa. “Pencegahan harus dimulai sekarang, sebelum anak-anak kita menjadi korban,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru